Select Page
PENJARINGAN PENGISIAN PERANGKAT DESA GRUDO TEMBUS 121 PESERTA

PENJARINGAN PENGISIAN PERANGKAT DESA GRUDO TEMBUS 121 PESERTA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dalam pelaksanaan pengisian perangkat Desa Grudo tahun 2018 yang dilaksanakan di kantor sekretariat Jalan Suryo No. 47 Ngawi terjaring 121 peserta yang lolos administrasi. Dari 156 yang mengambil berkas formulir 2 tidak lolos administrasi 35 di antaranya tidak melanjutkan ke tahap pendaftaran. Sedangkan dari 35 yang tidak melanjutkan ke tahap pendaftaran rata – rata mereka tidak mampu melengkapi persyaratan administrasi selama batas waktu yang ditentukan.

Mendasar informasi yang di gali dari  desa – desa yang telah melakukan pengisian perangkat, angka pendaftar yang terjaring  merupakan yang terbanyak di Kabupaten Ngawi. “ Kalo melihat dari kerja keras Tim Pengisian perangkat Desa Grudo dalam sosialisasi tentu jumlah 121 peserta adalah hal yang wajar. Saya lihat ada 8 banner besar di 8 titik keramaian selain pamflet yang ditempelkan di setiap pos ronda. Kades Desa Grudo juga membuka info lewat group Face Book. Jadi kunci dari melimpahnya peserta adalah di sosialisasi yang menyentuh ke segala segmen masyarakat “ Terang Arys Purwadi ST, pengawas independen dari Lembaga Bantuan Hukum Komunitas Rakyat Anti Korupsi.

Sementara dari persyaratan yang di tetapkan oleh Tim Pengisian Perangkat Desa grudo sudah sesuai dengan isi dari permendagri No 67 Tahun 2017. “ Tim sudah bekerja keras membuat regulasi seperti yang tertuang dalam peraturan terbaru. Jadi kita mengadakan penjaringan dan penyaringan perangkat dengan menetapkan peserta terbuka untuk umum. Itu sudah sesuai dengan yang tertuang dalam Permendagri No 67 Tahun 2017 tentang Pengisian Perangkat Desa. Di harapkan dengan pendaftaran  terbuka untuk umum akan mampu menjaring pendaftar dengan kwalitas terbaik yang mampu memahami administrasi dan kinerja Perangkat Desa ”. Terang Triyanto, S Pd ketua Tim Pengisian Perangkat Desa Grudo.

Dari banyaknya peserta yang terjaring 15 diantaranya berasal dari luar Desa Grudo.  Bahkan ada 2 peserta yang berasal dari kabupaten Bojonegoro. Hal ini mengindikasikan bahwa  minat terhadap jabatan perangkat  menjadi salah satu kategori  faforit. “ Kita tahu tidak ada larangan yang mengatur tentang peserta yang berasal dari luar desa. Bahkan itu di tegaskan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 67 Tahun 2017. Dengan  aturan itu jelas akan memberikan persaingan lebih kompetitif dan prosentase dari hasil penyaringan semakin tinggi untuk  menghasilkan yang terbaik ”. Terang Kades Desa Grudo Triono , ST. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BODY REPAIR MBAH WO “ AKTIFITAS DI SELA – SELA TUGAS NEGARA “

BODY REPAIR MBAH WO “ AKTIFITAS DI SELA – SELA TUGAS NEGARA “

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Kepala Dusun Grudo, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi sedikit berbeda dibandingkan dengan yang lain dalam wilayah desanya. Hal itu terlihat dari aktifitas di sela – sela padatnya jadwal tugas negara yang sudah menjadi agenda tahunan dengan membuka jasa Body Repair kendaran bermotor. Dan tentu bukan hal yang mudah untuk membuka usaha semacam, karena butuh keahlian khusus dengan tingkat  maupun resiko tinggi .

Adalah Mulyono yang membuka praktek di  Rt 02 Rw 01 Dusun Grudo, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. “ Kegitan ini sebenarnya berawal dari hobi. Karena banyak yang minta tolong untuk pengecatan akhirnya jadi kegiatan sampingan. Dan seiring berjalanya waktu dan banyaknya peminat akhirnya saya putuskan untuk membuka jasa Bodi Repair ini. Selain sebagai hoby, ternyata kegiatan ini hasilnya juga lumayan ”.

Sementara untuk langganan sendiri lebih banyak dari seputaran ngawi. “ Selama ini langganan lebih banyak dari lokal ngawi. Dan kebetulan mereka rata – rata sudah mengenal saya. Memang ada beberapa dari mereka yang menggunakan jasa di sini dari luar Ngawi, namun prosentasenya sedikit. Kalo mengenai biaya dari jasa Body Repair  yang saya tawarkan relatif sama dengan yang lain di area sini”.

Dari rata – rata kendaraan bermotor yang masuk dalam proses Body Repair 4-5 pelanggan per bulan. “ Body Repair itu berbeda dengan bengkel yang melayani servis. Dalam pelaksaanya butuh waktu maupun tahapan. Jadi tidak bisa hari ini didempul kemudian di amplas dan langsung di cat. Jadi masih ada tahapan dalam proses pengeringan. Dan pengecatanyapun juga melalui beberapa tahapan”. Terang pria yang masih lajang tersebut

Dari hasil pemantauan di lapangan bahwa tempat tersebut tidak hanya melayani Body Repair saja namun juga di pakai untuk jasa servis kendaraan bermotor khusus roda dua. Untuk pengelolaan  jasa servis kendaraan roda dua diserahkan ke Budi yang notabene masih adik kandung Mulyono. Dari jasa servis roda dua tersebut meliputi pengecekan berkala, set kabel body, tune up penggantian spare part dan lain – lain.

“ Kebetulan masih ada ruang kosong yang cukup luas  di tempat Body Repair. Saya berfikir masih bisa dipakai untuk kegiatan lain. Dan kebetulan adik saya juga punya keahlian di bidang permesinan sepeda motor. Jadi tempat ini sekalian dipakai untuk untuk servis motor. Dan alhamdulillah ternyata “ Bengkel Budi Jaya “ juga membawa berkah ‘. Lanjutnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
DUSUN CUPO ” BASIS USAHA MIKRO/KECIL DESA GRUDO “

DUSUN CUPO ” BASIS USAHA MIKRO/KECIL DESA GRUDO “

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Usaha Mikro Kecil Menengah Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal itu tidak lepas dari pentingnya peran pelaku UMKM yang  menumbuhkan tingkat perekonomian Desa grudo. Dari penyerapan tenaga kerja hingga  perputaran transaksi keuangan cukup menekan pertumbuhan pengangguran dan memicu geliat perekonian di sektor bawah.

Dari penelusuran di lapangan dapat di simpulkan bahwa Dusun Cupo merupakan pusat tumbuhnya perekonian diantara dusun lain di Desa Grudo. Itu terlihat dari banyaknya pelaku usaha yang bermunculan tiap tahunnya. Dari Kuliner, Jasa simpan pinjam Koperasi, Jasa Rental Mobil, Penyedia Sarana Komunikasi dan  berbagai macam usaha jasa lainya.

Namun bila di lihat dari populasi yang berkembang tentu dapat di pastikan bahwa jasa bidang kuliner masih merupakan yang tertinggi diantara lainnya. Dari sepanjang jalan desa yang masuk Dusun Cupo terlihat deretan usaha bidang kuliner. Dari penjual Mie Ayam, fried chicken, steak, Nasi Pecel, Kripik Tempe hingga jamur crispy begitu menjanjikan keuntungan.

Seperti halnya Depot Miroso yang beralamat di jalan M duryat Dusun Cupo. Dari tahun ke tahun selalu mengalami kemajuan baik dari segi aneka kuliner yang di sajikan maupun jumlah pelanggan. “ Kalo hanya melihat sekarang saja tentu tidak akan tahu bagaimana perjalanan jauh sebelumnya saat baru merintis usaha. Semua pasti melalui proses untuk sebuah hasil. Kalo boleh saya sarankan, jangan putus asa dalam berwira usaha. Kalaupun belum berjalan dengan baik itu hanya bagian dari proses saja.” Terang pria berkumis yang biasa di panggil Boimin.

“ Dari berbagai usaha kuliner dengan aneka ragam produk yang ada di Dusun Cupo tentu menjadi pertimbangan untuk di adakan kegiatan khusus. Rencananya Tahun 2019 desa Grudo mengagendakan wisata kuliner dengan memperkenalkan produk dari berbagai makanan yang ada saat ini. Di harapkan dengan adanya pengenalan produk secara langsung akan menambah pelanggan baru dari pelaku usaha kuliner.” Terang Triono, ST Kades Grudo.

Lain halnya denga  Mie Ayam Ceker Pak Yatno yang berada di Jalan M Duryat area Sawah Watu. “ Dulu sebelum mangkal di sini saya jualan Mie  Ayam dengan gerobak dorong. Setelah ada program dari pemerintah terkait bantuan pinjaman modal usaha , baru saya menetap di sini. Dan dilihat dari hasil usaha tentu jauh berbeda. Ada peningkatan yang drastis dari waktu masih pakai gerobak dorong dengan sekarang ini”. Terang yatno pemilik usaha.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
KRIPIK TEMPE CUPO SAMPAI KE AMERIKA SERIKAT

KRIPIK TEMPE CUPO SAMPAI KE AMERIKA SERIKAT

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pertumbuhan ekonomi Desa Grudo dari tahun ke tahun mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal itu tidak lepas dari tumbuhnya usaha – usaha skala kecil menengah setiap tahunnya.  Salah satunya adalah usaha dibidang kuliner Kripik Tempe yang tahun tahun terakhir banyak menjadi tumpuan ekonomi bagi pelaku yang menggelutinya.

Seperti halnya Suparman yang sudah menjalankan usahan produksi Kripik Tempe yang berlabel ” KRISMA ” sejak 1998. Pria yang berdomisili di Rt 04 Rw 02 Dusun Cupo Desa grudo, Kecamatan Ngawi tersebut mulai merasakan dari berkah usahanya.  “ Saya sudah 20 tahun menggeluti usaha Kripik Tempe ini. Dari berawal coba – coba akhirnya mulai serius dan hasilnya seperti sekarang ini. “

Dari hasil penelusuran dilapangan bahwa kegiatan tersebut menyerap 5 orang tenega kerja. Dan jumlah tenaga kerja tersebut bisa bertambah lagi  dalam bulan – bulan tertentu seperti menjelang Romadhon maupun Tahun Baru. Hal itu membuktikan bahwa usaha Kripik Tempe yang dirintis pada era krisis moneter tersebut cukup efektif dalam mengurangi tingkat pengangguran.

Untuk pengadaan bahan baku sendiri Suparman mengatakan tidak mengalami kendala yang berarti. “ Kalo bahan baku tidak ada kendala yang berarti. Tinggal pesan lewat Hand Phonelangsung dikirim. Dan bahan yang diperlukan juga mudah di dapat di pasar. Dari rempah – rempah, penyedap rasa, sampai daun jeruk. Dengan kemudahan itu tentu  juga menjadi salah satu yang berperan dalam menjaga kestabilan produksi”

Sementara untuk persoalan marketing  produk, Suparman lebih mengandalkan tehnologi informasi. “ Awal – awal usaha Kripik Tempe ini berdiri baru sebatas melayani pesanan. Namun seiring berjalanya  waktu dan mudahnya mengakses informasi  juga berpengaruh pada kemudahan dalam penjualan produk. Untuk  empat tahun belakangan memang lebih banyak mengandalkan Media sosial”.

Untuk pesanan sediri suparman mengatakan bahwa pernah mengirim produk sampai America Serikat. “ Beberapa waktu lalu ada pelanggan yang minta dikirim sampai amerika Serikat. Harga kripiknya  seratus lima puluh ribu, tapi ongkos Kirimnya sampai 2 Juta. Namun yang namanya pesanan ya nggak masalah toh ongkos kirim ditanggung penerima “.

Dari pentingnya peran UMKM di Desa Grudo dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan tingkat kemiskinan membuat desa grudo terus memberikan support terhadap pelakunya. “ Desa Grudo terus akan mencoba memberikan dorongan dengan motifasi terhadap warga yang berniat untuk wira usaha. Dan sebagai penunjang  kita juga melakukan pelatihan kewirausahaan setiap tahunnya “. Terang Triono, ST.

“Terkait desa cupo memang ada banyak  jenis UMKM terutama bidang kuliner . Ini bisa di jadikan rujukan untuk dusun lain yang masih dalam wilayah desa grudo. Dan dari geliat UMKM inilah persoalan ekonomi mulai ada titik terang. syukur – syukur dari pelaku usaha sendiri mampu menyerap usaha yang akan membuat penurunan tingkat pengangguran “. Lanjutnya.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
KADES GRUDO OPTIMIS SABET PRESTASI PASKA PENGISIAN PERANGKAT

KADES GRUDO OPTIMIS SABET PRESTASI PASKA PENGISIAN PERANGKAT

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pengisian perangkat Desa grudo masih dalam proses. Mendasar pada agenda yang disusun, baru akhir bulan Desember 2018 akan dilaksanakan pengisian sekaligus pelantikan perangkat. Tentu ini menjadi angin segar sekaligus jawaban atas kekosongan perangkat yang menjadi celah dalam mengejar target tinggi.

Dari data Tim Pengisian Perangkat Desa Grudo per tanggal 22/11/2018 sudah ada 43 yang lolos administrasi dari 147 orang yang telah mengambil formulir. Sedangkan untuk yang mengambil formulir sendiri berasal dari berbagai daerah yang berada di Kabupaten Ngawi dan bahkan ada yang berasal dari Bojonegoro.

Namun di balik itu semua, Kades Desa Grudo sudah membuat rancangan program kerja tahun 2019. “ Pengisian Perangkat Desa saat ini memang masih dalam tahap proses. Namun saya optimis akan terjaring personil yang mumpuni dan mampu menghandle tugas masing – masing. Sehingga rencana yang sudah menjadi target tercapai”. Terang Triono, ST.

Dalam perjalanan Desa Grudo di bawah kepemimpinan  Triono ST pernah mencatatkan prestasi yang moncer. Itu tidak lepas dari beberapa koleksi piala yang berhasil diraih dari tingkat daerah maupun nasional. Dari penghagaan Bupati Award terkait penghargaan peraih masyarakat berdedikasi, inovatif dan berprestasi serta Pakarti Utama I TK. Nasional sebagai pelaksana terbaik Perilaku Hidup bersih dan Sehat.

Dan  sebagai Kepala Desa saya berharap prestasi setaraf Juara Nasional Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bisa terulang. Tentu bukan hal yang mustahil bila dalam pengisian perangkat nantinya sesuai dengan yang kita harapkan. Apalagi didukung dengan regulasi Badan Usaha Milik Desa yang memberi kebebasan dalam berinovasi”. Lanjut Triono, ST.

Lebih lanjut Kepala Desa dua periode itu sangat mengapresiasi minat warga yang berbondong – bondong untuk mengadu nasib dalam pengisian perangkat desa Grudo. “Kalo melihat minat masyarakat yang begitu antusias terhadap pengisian perangkat , berarti ada yang menarik dibalik pemerintahan desa Grudo. Dan terlepas dari itu tentu ada kerja keras di balik Tim Pengisian Perangkat Desa grudo”.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0