Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Nyadran adalah tradisi yang hampir menjadi bagian kegiatan setiap desa yang ada di Kabupaten Ngawi. Tidak hanya syarat dengan budaya leluhur saja, namun nuansa yang kental dengan seni masih selalu menghiasai  setiap kegiatan yang menjadi agenda tahunan itu.

Seperti  halnya yang dilakukan Pemerintah Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Nyadran menjadi agenda tahunan yang selalu memberi nuansa pembeda diantara program pemerintah Desa Grudo lainnya. Selain sebagai aset yang harus di jaga dan di lestarikan, budaya Nyadran adalah bagian wujud rasa syukur atas limpahan nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“ Nyadran itu sudah menjadi tradisi dari nenek moyang. Selain wujud syukur atas limpahan rejeki yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, juga sebagai sarana doa minta keselamatan. Dan satu sisi juga selalu menampilkan budaya  Musik Gamelan sebagai sarana mempertahankan sekaligus melestarikan warisan pendahulu”. Terang Parngadi Kasun Mojorejo.

Sementara untuk Dusun yang selalu aktif mengadakan kegiatan Nyadran diantaranya Dusun Mojorejo, Dusun Grudo dan Dusun Pojok. “ Terlepas seperti apa wujud dari budaya Nyadran, Kita memaknai dari sisi positifnya. Dalam acara Nyadran jelas ada doa yang intinya bersyukur atas limpahan risqi dan mohon perlindungan atas keselamatan Kepada Tuhan Yang Maha Esa”. Terang Tiono, ST. Kades Desa Grudo

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0