Select Page
Kerja Bakti Perbaiakan Gang

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dalam sejarah nusantara, gotong royong menjadi sebuah tradisi pemersatu. Menjadi sebuah catatan sejarah dalam pewujudan kepentingan bersama. Sekaligus sebagai cerita  panjang yang  mengiringi perjalanan sejarah  dalam berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia. Dan dalam perjalanya ke depan, tentu tradisi itu perlu di jaga dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.

Normalisasi Jalan

Begitu halnya dengan Desa Grudo yang masih selau menjaga nilai – nilai budaya gotong – royong. Dari nilai kebersamaan dalam urun tenaga, fikiran, maupun sumbangsih dalam bentuk materi dalam budaya Sambatan, Rewang, Poskamling dan sebagainya.  Ini mengindikasikan bahwa Desa Grudo mampu menjaga budaya peninggalan nenek moyang agar tidak tergeser oleh gerusan modernisasi.

Muhammadi Yasin

“Gotong royong itu tradisi pemersatu. Dari dulu kalo ada perbaikan sarana umum selalu dilakukan gotong royong. Pembersihan jalan, tempat ibadah, pendirian Pos Kamling sampai tradisi Rewang ( urun tenaga untuk hajatan ). Jadi kita sebagai orang tua hanya bisa berpesan dengan yang muda – muda untuk tetap menjaga tradisi gotong royong “. Terang Muhammadi Yasin tokoh masyarakat.

Sambatan Pendirian Rumah Warga

Dalam kelangsungan menjaga tradisi tentu perlu campur tangan dari segala pihak baik pemerintah  Maupun masyarakat. “ Dalam menjaga nilai – nilai gotong – royong, pemerintah Desa Grudo selalu memberikan dorongan  baik  melalui progrm pemerintah maupun himbauan ke masyarakat melalui Kepala Dusun. Jadi siapapun nantinya yang berperan sebagai Kepala Desa harus menjaga, melestarikan sekaligus membudayakan gotong royong sebagai pemersatu masyarakat “. Terang Kades Grudo Triono ST.

Warga Dusun Ngronggi RT 01 RW 02

“ Kita sadar bahwa modernisasi akan terus menjadi faktor yang bisa menggerus budaya . Namun dengan tekad yang kuat dan secara bersama – sama akan mampu memberikan katalis pada dampak negatif modernisasi . Seperti halnya yang dilakukan warga Dusun Ngronggi RT 01 RW 02 hari Minggu tanggal 10/03/2019 kemarin. Mereka mengadakan gotong royong untuk membantu warga dalam mendirikn rumah. Dan tradisi seperti ini yang kita harapkan terus dijaga sekaligus ditanamkan ke generasi penerus kita “. Sambung Troiono ST.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0