Select Page
Unit Perahu Tempel Yang dikirim

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Beberapa hari terakhir sebagian wilayah Kabupaten Ngawi terdampak banjir. Dari yang ketinggianya sebatas lutut, pinggang hingga leher orang dewasa. Dari yang terdampak meliputi kecamatan Kwadungan, pangkur, Padas hingga merembet ke Ngawi kota.  Dari rata – rata area yang terdampak berada di seputaran aliran sungai Madiun.

Bertitik tolak dari persoalan itu Desa Grudo mengirim relawan yang di terjunkan ke lokasi bencana. “ Kemarin  7/2/2019 Desa Grudo mengirim relawan ke area terdampak banjir. Memang tidak banyak personil yang dilibatkan, namun dari pengalaman mereka yang kesehariannya biasa bergelut dengan air di Bengawan Solo, kita harapkan akan mampu berperan sebagai evakuator ”. Terang Triono ST Kades Grudo.

Prepare

Dari sasaran pertama yang di jadwalkan oleh relawan adalah Desa Mangunharjo.Hal itu bukan tanpa alasan, selain area tersebut paling dekat dengan Desa Grudo, juga menerima dampak dari meluapnya aliran sungai Madiun yang masuk kategori parah. “ Memang dari kondisi yang ada di Desa Mangunharjo terutama pinggiran sungai Madiun terdampak parah. Rata – rata ketinggian air dari dada sampai leher orang dewasa “ Terang veri anggota relawan.

Terkait dengan misi sosial tersebut, Kepala Desa Grudo menjelaskan bahwa pernah mengalami hal yang sama. “ Tahun 2007 yang lalu Desa Grudo pernah mengalami hal yang sama, dengan meluapnya aliran Bengawan Solo ke pemukiman penduduk. Saya merasakan sendiri dampaknya dan masih ingat betul bagaimana penderitaan warga yang saat itu berada di pengungsian “.

“ Dengan adanya beberapa relawan Desa Grudo yang kita kirim, mudah mudahan dapat membantu meringankan beban mereka. Dan tentu kita berharap bahwa air akan segera surut dan masyarakat bisa kembali ke rumah masing masing untuk menjalankan aktifitas secara normal. Aamiin “. Pungkasnya. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0