Select Page

Fitri Anggarsari Kaur Keuangan Desa Grudo

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Proses penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes )  Grudo tahun 2019 telah usai. ” Ya, minggu kemarin kita sudah konsulkan APBDes ke kecamatan. Dari seluruh berkas yang kita rencanakan sudah sesuai dengan aturan  dan sudah diteliti kecamatan kemudian hasilnya dinyatakan clear.” Terang Fitri Anggarsari Kaur Keuangan Desa Grudo.

Dari data yang tersaji melalui lembar APBDes, dipastikan Desa Grudo mendapatkan kucuran anggaran sebesar Rp. 1.907.569.322,51 ( Satu Milyar Sembilan Ratus Tujuh Juta Lima Ratus Enam Puluh Sembilan RibuTiga Ratus Dua Puluh Dua Koma Lima Puluh Satu Rupiah ) untuk seluruh biaya operasional tahun anggaran 2019. Dari sejumlah anggaran tersebut di alokasikan untuk 5 bidang kegiatan. Bidang tersebut meliputi, Bidang Pemerintahan, Bidang Pembangunan, Bidang Pemberdayaan, bidang Pembinaan dan Bidang Bencana Alam.

Untuk Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa menganggarkan sejumlah Rp. 890.902.400,00 .Dari sejumlah tersebut dialokasikan untuk pembayaran Siltap Kades, Perangkat Desa, jaminan kesehatan, operasional kantor, Siltap karyawan desa dan sebagainya.

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa di pastikan mendapatkan pendanaan sebesar Rp. 805.626.728.00.  Dari jumlah tersebut sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang ada di 6 dusun. Untuk Dusun Ngronggi 3 titik sedangkan 5 Dusun yang lain masing – masing mendapatkan 1 titik.

Bidang Penyelenggaran Pembangunan Desa

Sedangkan untuk Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa mendapat alokasi dana sebesar Rp. 141.410.000,00.  Dari sejumlah tersebut bersumber dari Dana Desa, Alokasikan Dana Desa, dan PADes yang dalam penggunaanya akan dialokasikan untuk bidang pembinaan, olahraga, keagamaan, kepemudaan dan sebagainya.

Sementara untuk Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Desa Grudo mengalokasikan anggaran sejumlah Rp. 64.384.600,00. Dari sejumlah tersebut dialokasikan untuk kegiatan peningkatan kapasitaraparatur desa, pengelolaan Badan Usah Milik Desa, bimtek pengelola Badan Usaha Milik Desa.

Sedangkan Bidang Penanggulangan Bencana, Keadan darurat dan Mendesak Desa  tidak begitu mendapat banyak porsi anggaran. Hal itu mengacu pada tahun – tahun sebelumnya yang juga tidak terlalu banyak membutuhkan anggaran. Dan dari sejumlah Rp. 3.000.000,00 akan dialokasikan untuk keperluan sarana penunjang penanganan bencana seperti baju pelampung, senter, alat komunikasi lapangan dan sebagainya. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0