Select Page
BPD DESA GRUDO PERIODE 2019-2025 SYAH

BPD DESA GRUDO PERIODE 2019-2025 SYAH

GRUDO.NGAWIKAB.ID –  Rangkaian Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi telah selesai. Hal itu di tandai dengan terbitnya SK dan dilantiknya Anggota BPD periode 2019 -2025 tersebut di Pendopo Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi Jawa Timur pada Senin tanggal 27 Mei 2019.

Anggota BPD Periode 2019-2025 Se Kecamatan Ngawi Kota

Dari keseluruhan Anggota BPD yang dilantik tersebut merupakan penjaringan sekaligus penyaringan di setiap desa yang ada di Kecamatan Ngawi. Sedangkat dari desa yang menyertakan perwakilan dalam pelantikan sendiri berjumlah antara 7-9 orang. Hal itu menyesuaikan jumlah penduduk yang telah berdomisili tetap mendasar pada keterangan yang di keluarkan oleh Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil.

 Dalam sambutanya Camat Ngawi Kota Tatiek Sri Yhulliwati berpesan kepada BPD agar benar – benar menjalankan tugas sebaik- baiknya. “ Hari ini bapak maupun ibu telah resmi menjadi anggota BPD desa masing – masing. Dan saya berpesan untuk menjalankan tugas sebaik – baiknya sesuai dengan aturan yang berlaku”.

Sedangkan untuk anggota BPD desa Grudo yang dilantik tersebut adalah sebagai berikut :

Dari unsur Keterwakilan Perempuan : Faiqotul Himmah TTL Ngawi, 22 April 1993 / umur 26 tahun, pendidikan Strata satu pekerjaan Ibu Rumah Tangga alamat Dusun Ngronggi RT 02 RW 02 Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Dari unsur Keterwakilan Wilayah Dusun Cupo :  Viki Andia Zhaolan  TTL Ngawi, 23 Mei 1990/ umur 29  tahun, pendidikan SLTA pekerjaan Kariyawan Swasta alamat Dusun Cupo RT 02 RW 03  Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Agus Sudirman TTL Ngawi, 10 April 1983 / umur 36 tahun, pendidikan Strata Satu, pekerjaan guru. Alamat Dusun Cupo RT 001 RW 003  Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Dari unsur Keterwakilan Wilayah Dusun Ngronggi:  Agung Pujiono TTL Ngawi, 26 September 1977 / umur 42 tahun, pendidikan Strata Dua, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil, alamat Dusun Ngronggi, RT 04 RW 01 Desa Grudo Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.        

Dwianto Setiawan  TTL Ngawi, 14-10-1983   / umur 37 tahun, pendidikan Strata satu, pekerjaan Karyawan Swasta, alamat Dusun Ngronggi, RT 03 RW 04    Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Dihadiri Perangkat Desa Masing – Masing

Dari unsur Keterwakilan Wilayah Dusun Mojorejo : Suyadi   TTL Ngawi, 01-07-1965 / umur 54 tahun,         pendidikan SLTA, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil alamat Dusun, Mojorejo  RT 003 RW 002 Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten, Ngawi.

Dari unsur Keterwakilan Wilayah Dusun Grudo : Ponco Atmojo TTL Ngawi, 01-11-1976 / umur 43 tahun,     pendidikan SLTA, pekerjaan kryawan swasta, alamat Dusun Grudo,  RT 01 RW 01 Desa Grudo, Kecamatan Ngawi,Kabupaten Ngawi.

Dari unsur Keterwakilan Wilayah Dusun Brangol :  Bahrul Ulum   TTL Madiun, 05 Oktober 1990    / umur 29 tahun, pendidikan SLTA, pekerjaan Wiraswasta alamat Dusun, Brangol  RT     RW     Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten, Ngawi.

Dari unsur Keterwakilan Wilayah Dusun Pojok : Sutikno TTL Ngawi, 16-07-1972 / umur 47 tahun, pendidikan SLTA, pekWiraswasta, alamat Dusun, Brangol  RT 001 RW 001 Desa Grudo Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Sementara Arys Purwadi Ketua pengisian Anggota BPD Desa Grudo menyambut baik hal tersebut. “ Masa bakti anggota BPD Desa Grudo melalui Pergantian Antar Waktu ( PAW ) telah selesai. Jadi dengan dilantiknya anggota dari hasil penyaringan dan penjaringan BPD yang baru kita harapkan benar – benar memberikan solusi terhadap persoalan Desa”. ( REPDO ) 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
SEKRETARIS DAERAH BUKA BERSAMA TIM PERTINA KABUPATEN NGAWI

SEKRETARIS DAERAH BUKA BERSAMA TIM PERTINA KABUPATEN NGAWI

Sekda Ngawi Bersama team Leader Pertina Pasuruan

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dalam menjaga kebugaran dan kemampuan fisik atletnya, Pertina Kabupaten Ngawi terus melakukan latihan rutin. Hal itu tetap berlaku pada bulan ramadhan meskipun  atletnya rata – rata melakukan ibadah puasa. Namun hal itu justru menjadi tolak ukur dari kemampuan fisik dalam latihan disaat kondisi fisik lemah menjalankan ibadah puasa.

Seperti halnya pada Jum’at 24 Mei 2019 yang bertempat di Sasana Surjo Komplek Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Ngawi. Terlihal puluhan atlet menunjukkan semangatnya dalam menempa fisik. “ Pada bulan ramadhan ini, atlet tetap melakukan latihan seperti biasa. Hanya saja jam latihan di kurangi “. Terang Didit Koko Nogroho atlet tinju senior yang menjadi mentor dalam latihan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pertina Kabupaten Ngawi Drs. Moch Shodiq Triwidiyanto tampak hadir di tengah kegiatan. Hal itu bertepatan dengan di adakannya buka bersama Tim Pertina Kabupaten Ngawi. Adapun maksud dari buka bersama tersebut sebagai  apresiasi terhadap semangat latihan dari atlet yang tetap all-out di saat memjalankan ibadah puasa .

Atlet Pertina Ngawi dan Pasuruan Dalam Latber

Dalam kegiatan latihan sekaligus buka bersama , Ketua Pertina Kabupaten Ngawi sekaligus Sekda Kabupaten Ngawi yang dikenal murah senyum tersebut  lebih banyak mengisi  acara dengan obrolan ringan.  Dari obrolan ringan yang nampak interaktif tersebut membahas  terkait perkembangan atlet, agenda pertandingan hingga target prestasi.

Pada kesempatan tersebut terlihat pula beberapa  atlet dari Kabupaten Pasuruan yang turut dalam latihan bersama. Hal itu bukan tanpa alasan, prestasi Pertina Ngawi yang selalu menduduki peringkat atas dalam menyabet perolehan mendali menjadi alasan mereka dalam menjadikan mitra latihan.

“Kita tahu kwalitas dari atlet Sasana Surjo Pertina Ngawi saat ini masih yang terbaik untuk  pemula. Dari alasan itulah kita  melakukan latihan bersama sekaligus menimba ilmu dari para senior yang menjadi mentor mereka. Untuk kali ini kita membawa 4 atlet dan 4 official “. Terang Franky team leader dari Pertina Pasuruan. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
KADER POSYANDU “ PARA PEJUANG KESEHATAN BALITA “

KADER POSYANDU “ PARA PEJUANG KESEHATAN BALITA “

Pemberian Makanan Bergizi

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Posyandu adalah kelembagaan yang masuk vital di bawah pemerintahan desa. Hal itu bukan tanpa alasan, dengan keberadaan lembaga yang para kadernya bisa dibilang pejuang sosial itu anak usia balita di tingkat desa terpantau pertumbuhannya.

Dari keberadaan Posyandu sendiri, kesehatan anak mendapat perhatian khusus. Rata – rata dari kader yang terlibat dalam kegiatan memang buakan seorang yang berpendidikan khusus dalam kesehatan. Namun dengan seringnya mendapat pelatihan dari tim medis mereka terlihat terampil dalam mensoaialisasikan kesehatan.

Seperti halnya Rabu 22 Mei 2019, Kader Posyandu Dahlia dusun Mojorejo mengadakan kegiatan rutin pengecekan pertumbuhan balita. Acara yang bertempat di Dusun Mojorejo RT 02 RW 01 tersebut dihadiri puluhan balita bersama orang tua masing – masing.

Dari kegiatan rutin tersebut, mengagendakan pemeriksaan Stunting dengan mengukur ketinggian dan berat badan anak serta memberikan asupan makanana bergizi. “ Dari setiap kegiatan yang sudah dipastikan adalah pemeriksaan ketinggian dan penimbangan berat badan anak”. Terang Tinuk Kader Posyandu Dusun Mojorejo

Penimbangan Balita

“  Sedang untuk kegiatan lain seperti pemberian makanan bergizi dan soaialisasi kesehatan merupakan tambahan yang   setiap bulannya bisa saja berubah. Namun dari perubahan agenda, tetap mengarah ke bidang kesehatan baik untuk jasmani , rohani, maupun lingkungan” Lanjutnya.

Sementara Kasi Pelayanan Sukiyo menjelaskan bahwa perlu peningkatan kesadaran pentingnya kesehatan. “ Kalo kita lihat dari tahun ke tahun memang banyak peningkatan untuk bidang kesehatan anak. Dari peningkatan tersebut tentu fihak desa menyesuaikan kondisi yang sedang berkembang”.

“ Misal terkait adanya pengaruh negatif pada penggunaan Handphone yang bisa membuat anak menjadi kecanduan. Ini harus juga masuk dalam sosialisasi sebagai pencegahan dini. Jangan sampai anak menjadi kecanduan dengan game dan konten yang tidak mendidik” Lanjutnya. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA PELAJAR MAGANG DENGAN DESA

SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA PELAJAR MAGANG DENGAN DESA

Sekdes Memberikan arahan

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Tahun anggaran 2019, Pemerintah Desa Grudo menerima siswa untuk magang. Selain sebagai sarana transfer ilmu, hal tersebut dimaksudkan untuk mensupport sebagian kegiatan yang belum tercover menjelang deadline. Dari satu sisi tentu juga merupakan bentuk partisipasi dari implementasi program desa peduli pendidikan.

Sebagai tahun pertama dalam penerimaan siswa magang, Pemerintah Desa Grudo menerima 4 orang dari pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Ngawi. Dari keempatnya adalah Nala Tazkiya m, Ragil Fitriani, Nurfadilla Intan, Putri Ratna. Keempatnya adalah pelajar Akutansi dan keuangan Lembaga.

Sekretarus Desa sekaligur Plt. Kepala Desa Grudo Edy Ranto S.Sos mengatakan pentingnya keberadaan mereka . “ Jujur kita akui bahwa mereka ( Siswi – siswi magang ) berperan cukup penting  dalam membantu pelaksanaan pemerintahan desa. Dan satu sisi mereka juga memerlukan pengalaman untuk bekal dalam implementasi di dunia kerja nyata”.

“ Jadi kegiatan magang ini semacam Simbiosis Mutualisme atau hubungan yang saling menguntungkan. Satu sisi mereka mendapat bekal pengalaman. Sedangkan desa juga  terbantu dengan keberadaan mereka dalam memberikan pelayanan ke masyarakat”.

Arys purwadi Kaperpusdes dan Kearsipan, leading sektor pendidikan

Dari kegiatan selama pemagangan sendiri , siswa diajarkan  sistem tatakelola pemerintahan baik dari perngurusan administrasi maupun adab dalam pelayanan. Terkait pengurusan administrasi, siswa diperkenalkan dengan pemenuhan administrasi resgistrasi surat, sistem administrasi pertanahan, pajak untuk anggaran kegiatan, maupun persyaratan kelengkapan pengurusan identitas.

Sedang untuk praktek adab dalam pelayanan adalah budaya kearifan lokal tentang standar pelayanan. Dari sistem standar pelayanan, seluruh siswa mendapat pelajaran bagaimana berinteraksi secara aktif kepada masyarakat. Dari ucapan salam , mempersilakan duduk hingga menanyakan keperluan.

Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Desa Grudo Arys Purwadi berpandagan pentingnya keberadaan pelajar magang. “ Dari keberadaan siswi- siswi yang magang di Kantor Desa Grudo patut mendapat apresiasi. Dari tingkat kedisiplinan yang tinggi hingga penuntasan setiap tugas yang diberikan merupakan bukti prestasi mereka”.

“ Dari salah satu yang menjadi catatan penting adalah kepemilikan backup data secara digital. Dan mereka semua ( Siswi – siswi magang ) yang membuat. Sedang Perangkat Desa sebagai pengarahnya”. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
PENETAPAN CALON KADES   GRUDO “ PETAHANA VS KETUA RT “

PENETAPAN CALON KADES GRUDO “ PETAHANA VS KETUA RT “

Penandatanganan Berita Acara

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Senin 20 Mei 2019 Panitia Pemilihan Kepala Desa, Desa Grudo mengadakan kegiatan dalam penetapan bakal calon peserta Pilkades tahun 2019. Tampak hadir dalam Acara yang bertempat di Aula Kantor Desa Grudo tersebut  Panitia Pilkades Desa Grudo, Perwakilan Kecamatan Ngawi, Babinkantibmas Desa Grudo, Perangkat Desa serta kandidat.

Dari hasil pendaftaran yang di buka selama 9 hari tersebut, Panitia Pilkades Grudo  berhasil menjaring dua orang warga desa Grudo dalam pemenuhan administrasi yang kemudian di tetapapkan sebagai peserta Pilkades.  Keduanya adalah warga Dusun cupo, RT 002 RW 003, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Pengundian No Urut

Dari data yang disampaikan panitia dalam penetapannya calon Kepala Desa adalah Triono, ST dan Gunarto. Untuk nama yang pertama Triono ST adalah berstatus petahana yang per tanggal 20 Mei 2019 telah resmi dinyatakan cuti mendasar padaregulasi yang ada. Sedang Gunarto adalah Ketua RT 002 RW 003 Dusun Cupo, desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Acara yang di mulai pukul 10.00 WIB tersebut berjalan lancar. Bahkan kedua kandidat dalam pra maupun paska penetatapan terlihat sangat akrab. Hal itu dikarenakan keduanya saling kenal sejak lama serta berdomisili di RT, RW, Dusun maupun Desa yang sama. Hal itu menjadikan suasana sangat kondosif dan cenderung enjoi walaupun acara tersebut masuk agenda formal.

Suasana Enjoi para kandidat

“ Acara penetapan calon kepala desa kali ini memang seperti yang kita prediksikan. Kebetualan saya sangat mengenal kedua calon Kepala Desa. Dan saya tahu bahwa mereka juga saling mengenal baik. Jadi kita berharap dari rangkaian acara yang sudah kita agendakan untuk kedepannya lancar seperti kegiatan kali ini”. Terang Sekretaris Panitia pilkades Grudo Arys Purwadi.

Dari kegiatan penetapan calon Kepala Desa tersebut dilanjutkan dengan acara undian no urut. Dari pengundian tersebut Triono, ST mendapat no urut 01 . Sedangkan Gunarto sebagai penantang calon Kepala Desa memperoleh no urut 02. Dan pengundian no urut tersebut mengakiri rangkaian acara sebelum foto bersama dan do’a penutup. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0