Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Ngawi mengadakan sosialisasi dalam pengelolaan sampah. Dari materi yang disampaikan adalah terobosan penguraian sampah dengan pembuatan biopori hole.

Indah Yuliati Kasi Pengurangan Sampah

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Grudo, Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Senin 29/07/2019 tersebut dihadiri Sekretaris Desa Grudo, Kasi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi serta perangkat Desa.

Dalam keteranganya Kasi Pengurangan Sampah Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi Indah Yuliati menerangkan perlunya peran serta masyarakat dalam menangani persoalan sampah.

“Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Desa Selopuro sudah overload. Bila membuat baru akan menghabiskan puluhan milyar. Untuk pengadaan sejumlah itu Pemerintah Kabupaten Ngawi cukup kesuliatan. Ini menjadi masalah baru untuk persampahan kita”.

Biopori Hole

“Jadi salah satu alternative untuk persoalan tersebut adalah melibatkan peran aktif masyarakat melalui pembuatan biopori hole. Selain bermanfaat untuk kesuburan tanah, juga ramah lingkungan” Terang Indah

Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan bahwa pada 7 Agustus 2019 akan dilakukan Bimtek pembuatan Biopori Hole. “Pada 7 Agustus 2019 nanti kita akan adakan pelatihan pembuatan Biopori Hole. Jadi silakan hadir agar bisa menerapkan pembuatan Biopori Hole sendiri di lingkungan masing – masing” Lanjut Indah

Sementara Sekretaris Desa Grudo Edy Ranto S.Sos menekankan pentingnya keseimbangan alam. “biopori Hole salah satu solusi persoalan sampah. Dipastikan Desa Grudo akan mengawal program yang dicanangkan dinas lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi.” ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0