Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka menjaga kesehatan di lingkup masyarakat Desa Grudo  Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, UPT Puskesmas Kecamatan Ngawi kabupaten Ngawi mengadakan sosialisasi. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah , menanggulangi dan menjaga segala sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan.

Acara bertempat di Aula Kantor desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi pada Rabu 10 Juli 2019. Tampil  sebagai pembicara Bidan Desa Grudo, perwakilan UPT Puskesmas Kecamatan Ngawi dan Sekretaris Desa Grudo. Sedangkan pengurus PKK dan Kader Posyandu hadir sebagai undangan.

Untukm kegiatan Kali ini tidak hanya berthemakan kesehatan saja. Dari Bidan Desa juga menyampaikan system pencegahan kehamilan dengan cara MOW ( Metode Operatif Wanita ) dan MOP ( Metode Operatif Pria ). Sebuah metode pencegahan dengan melakukann operasi kecil pada organ seputar alat kelamin .

Peserta Sosialisasi

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudia dilanjutkan dengan Mars Keluarga Berencana ( KB ).  “ Sebelumnya saya minta maaf bila dalam sambutan masih banyak kekurangan. Ini adalah hal baru bagi  saya yang kebetulan juga baru menjabat per bulan Januari di Deasa Grudo “. Terang Edy Ranto S.Sos. Sekretaris Desa Grudo sambutannya.

Menyusul acara berikutnya sambutan dari Bidan Desa grudo.“MOW ( Metode Operatif Wanita )  merupakan tindakan medis berupa penutupan tuba uterine dengan penutupan tuba uterine dengan maksud tertentu untuk tidak mendapatkan keturunan dalam jangka panjang sampai seumur hidup.” Terang Dwi Surya Ningrum  S ST bidan Desa Grudo.

“ Sedangkan Prosesnya  MOP ( Metode Operatif Pria )  hanya melalui operasi kecil. Usai menjalami operasi, perserta langsung bisa beraktivitas seperti biasa. Selebihnya, aktivitas seksual tetap normal dan terasa seperti biasa.” lanjutnya

Sementara UPT Puskesmas Kecamatan Ngawi  melalui Nita Prihastuti mengatakan pentingnya sosialisasi MOP maupun MOW. “ Sistem MOW ( Metode Operatif Wanita )  maupun ( Metode Operatif Wanita)penting untuk di pahami. Keduanya aman untuk kesehatan.”

Dari kedua system yang di fungsikan untuk menghindari kehamilan pada paska berhubungan badan tersebut masih tergolong awam. Hal itu dilihat dari warga yang lebih banyak menggunakan kontrasepsi baik berupa suntik, obat, maupun alat lainnya. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0