Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Hari Kedua sosialisasi Perpusnas tentang Sosialisasi Pengembangan Program Revitalisasi Perpustakaan Di daerah dimulai pukul 08.00 WIB pada Jum’at 12 Juli 2019. Kali ini Masih membahas tentang program perpustakaan yang berbasis inklusi sosial. Dari peserta yang hadir masih sama dengan peserta hari pertama sosialisasi. Dari pegurus Perpusdes, Staf Perpusda dan Staf Perputakaan Propinsi.

Untuk sosialisasi kali ini nara sumber berasal dari Dinas perpustakaan Propinsi Jawa Timur.  Pada Sesi awal, pembahasan pada seputar advokasi. “ Advokasi dalam perpustakaan adalah upaya individu maupun kelompok  dalam suatu bentuk tindakan yang mengarah pada pembelaan, memberi dukungan, atau rekomendasi berupa dukungan aktif.” Terang Sri Hastarini.

Peserta Sosialisasi

Menginjak materi ke dua, Sri Hastarini yang biasa dipanggil Hani juga menjabarkan peran  penting stakeholder dalam  pengurusan perpustakaan. Hal itu terkait hubungan yang tidak terpisahkan antara satu dengan yang lain. “ Stakeholder menjadi bagian yang tidak terpisahkan  untuk kesuksesan pengelolaan perpustakaan. Jadi antara perpustakaan dan stakeholder harus terjalin kerja sama yang baik sehingga terjadi sinergitas.”

Beda dengan hari pertama, sosialisasi kali ini lebih interaktif dan komunikatif. Nara sumber tidak jarang turun menghampiri peserta untuk memberi motifasi guna menumbuhkan  rasa optimis. Hal tersebut juga  dimaksudkan untuk merangsang peserta guna  mengeluarkan ide maupun kreatifitas dalam pengelolaan Perpustakaan.

Dari penyampaian materi tahap pertama di akhiri pada pukul 11.00 WIB. Pada akhir sesi, pemateri menyampaikan point – point kegiatan yang betujuan untuk lebih memahamkan lagi tehnis pengelolaan perpustakaan berbasis inklusi soaial. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0