Select Page
TRIONO, ST “NGGAK PERLU EUFORIA UNTUK KEMENANGAN PILKADES”

TRIONO, ST “NGGAK PERLU EUFORIA UNTUK KEMENANGAN PILKADES”

GRUDO.NGAWIKAB.ID-Tasyakuran Kepala Desa Grudo sekaligus doa bersama untuk kelancaran pemerintah Desa Grudo dilangsungkan Kamis (31/10) di Aula Kantor Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Hadir dalam acara Kepala Desa Grudo, Perangkat Desa grudo, Babinkamtibmas Grudo, Babinsa Grudo serta masyarakat.

Sebagai Kepala Desa terpilih ke tiga kalinya, Triono ST tidak menginginkan tasyakuran dengan wujud euforia, namun cukup dengan sederhana tanpa mengurangi makna wujud syukur. Ia justru berharap  pada stakeholder bekerja lebih keras untuk mewujudkan kemakmuran.

“Ini periode ketiga saya mendapat amanah masyarakat Desa Grudo. Jadi nggak perlu ada tasyakuran yang berlebihan. Dan yang perlu kita lakukan adalah merealisasikan program pemerintah untuk memakmurkan warga dalam enam tahun kedepan.”

“kita masih perlu kerja keras. Dan salah satunya adalah menyusun Rencana Pemerintar Jangka Menengah. Di sinilah kita akan menentukan arah pemerintahan dengan titik-titik prioritas.” Terang Kades pelantun Diuber Rondo itu.

Acara yang di mulai pukul 11.00 WIB itu juga mengevaluasi program yang telah dilaksanakan dan membahas sisa program yang belum terlaksana. “Kita sudah buktikan pada pemerintah dengan beberapa prestasi di kegiatan tahap satu dan dua. Masih ada waktu di tahap tiga untuk menambah catatan positif.”

Pada kesempatan sama, Sekdes Grudo juga menyampaikan program – program mendekati deadline. “Ada program  yang saat ini sangat mendesak, diantaranya RPJMDes dan penyerapan tahap tiga. Dan mengingat waktu yang mendekati akhir tahun, sesegera mungkin kita kejar.”Terang Edy Ranto S.Sos.

“Dan salah satu tugas berat adalah penyusunan RPJMDes. Sebagian kita sudah miliki data lapangan. Tinggal masukan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat melalui Musyawarah Desa.” Lanjut Edy.

Acara kali ini di tutup doa dari tokoh masyarakat. “Marilah kita sama – sama mengucap doa dengan keikhlasan agar diberi kemudahan dalam menjalankan tugas dan dihindarkan dari segala musibah.” Terang Badarun sebagai pemimpin doa. (REPDO)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PENILAIAN DESA SIAGA TINGKAT KABUPATEN DESA GRUDO

PENILAIAN DESA SIAGA TINGKAT KABUPATEN DESA GRUDO

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Penjurian Desa Siaga Tingkat Kabupaten Ngawi untuk Desa Grudo dilakukan Rabu (30/10). Penilaian kali ini sebagai dasar penentuan perebutan peringkat 1, 2dan 3. “Persiapan tidak begitu menyita waktu. Kita sudah terbiasa dengan kegiatan tanggap darurat.” Terang Danik dari Kader Desa Siaga.

Ketua Tim Verifikasi Desa Siaga menyampaikan bila persaingan kali ini sangat ketat. Desa yang maju menjadi wakil kecamatan cukup berimbang.” Ada dua desa yang berpeluang juara bila melihat program dan realisasi. Salah satunya Desa Grudo.” Terang Agung Kurniawan Kabid Kesehatan Masyarakat.

Terkait Desa Siaga, Agung menjelaskan bahwa desa tahu bagaimana menjaga kesehatannya.”Desa Siaga itu adalah desa dimana itu tahu akan kebutuhannya. Jadi kebutuhan apa yang harus dipenuhi. Dimulai dari Survey Mawas Diri (SMD).

Penilaian Desa siaga meliputi enam item. Diantar item tersebut meliputi, Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), kesehatan ibu anak, gizi, tanggap bencana, pemberantasan dan tanggap penyakit terakhir sadar obat dan obat tradisional.

Seperti diberitakan sebelumnya, bila Desa Grudo bersaing dengan dua desa lain yang mewakili Kecamatan Mantingan dan Kedunggalar. Kecamatan Mantingan diwakili Desa Pengkol dan Kedunggalar diwakili Desa Begal. Untuk Desa Pengkol dan Begal sudah dilakukan penilaian pada 23-24 Oktober 2019.

Ketua Kader Desa Siaga Grudo optimis bila lomba kali ini tampil terbaik. ”kita sudah melengkapi seluruh persyaratkan yang dibutuhkan. Bila melihat, menimbang kemudian menilai, tim Kader Desa Sehat Grudo optimis juara. Namun itu kita kembalikan lagi ke juri. ”Terang Kushartini.

Kali ini tim penilai terdiri delapan orang. Mereka terbagi menjadi dua. Tim pertama memeriksa administrasi kelengkapan dokumentasi. Sedang tim ke dua bertugas melakukan  pengecekan dilapangan. (REPDO)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BABINKAMTIBMAS, BABINSA DAN KADER DESA SIAGA MENYALURKAN BANTUAN SEMBAKO

BABINKAMTIBMAS, BABINSA DAN KADER DESA SIAGA MENYALURKAN BANTUAN SEMBAKO

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Terbentuknya Kader Desa Siaga merupakan elemen penting dalam mengatasi persoalan sosial. Peran mereka sangat vital dalam pemerintahan desa guna menjangkau langsung sasaran dan obyek yang bermasalah.

Salah satu peran Kader Desa Siaga adalah meringankan beban persoalan ekonomi warga desa. Hal itu terealisasi melalui Ibu – ibu yang tergabung dalam Kader Desa Siaga, desa Grudo Kecamatan, Ngawi Kabupaten Ngawi.

Sabtu (26/10) mereka melakukan penyaluran sembako kepada warga yang kurang beruntung secara ekonomi. Dari sejumlah sembako yang disalurkan meliputi beras dan telur.

Perangkat, Kader Dan Mitra Kerja Desa Grudo

Seperti kegiatan sosial lainnya, Pemerintah Desa Grudo selalu melibatkan mitra kerja dalam pelaksanaanya. Mita kerja tersebut adalah Babinkantibmas dari Polres Ngawi melalui Kepolisian Sektor Ngawi dan Babinsa Koramil Kecamatan Ngawi.

Kader Desa Siaga Grudo selama ini dikenal aktif dalam perannya menangani keluarga miskin, sakit dan terlantar. “Keluarga yang masuk dalam kategori miskin, sakit menahun dan terlantar menjadi sasaran kami.” Terang Narsih anggota Kader Desa Siaga.

Data yang ada menunjukkan Desa Grudo tidak termasuk dalam darurat kemiskinan. Persentase tingkat kemiskinan terbilang cukup kecil. Namun program yang diusung dalam mewujudkan Desa Makmur menjadi alasan pentingnya dibentuk Kader Desa Siaga.

“Dibanding desa lain, Grudo memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah. Namun yang namanya kemiskinan harus tetap ditangani dan dipahami sebagai sebuah persoalan. Dan sebisa mungkin kita upayakan penekanan kemiskinan sampai angka tersebut menyentuh batas terendah” Terang Sekretaris Desa Edy Ranto, Ssos.

Sementara Kepala Desa Grudo juga menyampaikan pentingnya peran Kader Desa Sehat. “ Kader Desa sehat punya peran tepat dalam menangani persoalan sosial Desa Grudo. Persoalan 7000 lebih warga Desa Grudo sulit teratasi bila mengandalkan perangkat yang hanya 13 orang.”

“Sebagai pribadi maupun mewakili Pemerintah Desa Grudo saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras rekan – rekan kader Desa Siaga Grudo. Dan tentu saya juga sangat berterima kasih atas keberhasilan dalam lomba Desa Siaga yang sudah masuk Final.” Terang Triono, ST. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
LOMBA DESA SIAGA, GRUDO MASUK FINAL

LOMBA DESA SIAGA, GRUDO MASUK FINAL

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Desa Grudo  terus melakukan persiapan menjelang tanggal 30 Oktober 2019. Itu berkaitan dengan kesiapan Kader Desa Siaga yang masuk  final dalam perebutan Desa Siaga tingkat Kabupaten Ngawi.

Persiapan meliputi latihan gerak dan lagu, pemahaman tentang Desa Siaga dan pengetahuan umum lainnya. Dalam melakukan latihan, kader Desa Siaga mengambil tempat di Aula Kantor Kepala Desa Grudo.

Seperti Kamis (12/2019), puluhan Kader Desa Siaga melakukan latihan untuk vocal jinggle Desa Siaga. Mereka mencoba melakukan beberapa formasi dalam gerak dan lagu.

Desa Grudo kali ini tampil mewakili kecamatan Ngawi dalam lomba tingkat Kabupten. Sedang untuk pesaing datang dari perwakilan Kecamatan Mantingan dan Kedunggalar.

“Pesaing kita dari Kecamatan Kedunggalar dan Mantingan. Kita tidak tahu berapa jauh kesiapan mereka. Tapi kita tetap usahakan tampil maksimal.” Terang Danik anggota Kader Desa siaga Desa grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Seperti lomba – lomba sebelumnya, Desa Grudo sudah mengoleksi beberapa piala maupun piagam penghargaan. Dantaranya lomba Web Desa, Desa Sehat, Desa Asri dan sebagainya. (REPDO)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
FESTIVAL KOPI 2019, FILM TENTANG BATIK SABET JUARA

FESTIVAL KOPI 2019, FILM TENTANG BATIK SABET JUARA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menggelar Festival Kopi Ngawi 2019 di halaman Gedung Sekretariat Daerah (18-19 /10). Seperti tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini berlangsung meriah dengan banyaknya pengunjung.

Panitia menyediakan sekitar 20 stan bagi peserta dengan menyajikan berbagai produk kopi. Dari masing – masing peserta menampilkan berbagai produk kopi dengan berbagai rasa dari bahan dasar Robusta, Arabika maupun Selondoh.

Bupati Ngawi  Budi Sulistyono menyampaikan bahwa dengan kopi muncul potensi besar perputaran ekonomi. “ Kiat tahu bahwa kopi menjadi kebutuhan sehari – hari. Kalo malam dingin yang di cari ya kopi. Jadi kopi ini merupakan potensi besar untuk perekonomian.”

Lebih lanjut dikatakannya bila lahan – lahan kosong bisa di manfaatkan untuk penanaman kopi. Selain berpotensi besar secara ekonomi, iklim Ngawi cocok untuk tanaman kopi. “Ini semangat tersendiri untuk Kabupaten Ngawi, agar lahan – lahan kosong ini terutama di daerah atas mampu untuk diberikan bibit – bibit.”

Acara yang dilaksanakan  melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga tersebut juga mengumumkan hasil lomba pembuatan film pendek. Lomba pembuatan film kali ini bertemakan tentang potensi Ngawi.  Dari belasan peserta, juri mengambil lima terbaik.

Untuk hasil terbaik, juri menetapkan film dengan judul “Membatik Mimpi Untuk Ngawi”. Film ini menceritakan kisah pasangan muda yang memutuskan untuk tinggal dan mengadu nasib di desa. Dengan perjuangan keras akhirnya mereka mampu mengatasi tekanan ekonomi dengan bergelut di dunia batik.

Untuk terbaik kedua diraih film dengan judul Janji Disa. Sedang posisi tiga sampai lima ditempati Sahabat Reno, Kenangan Manis kota Ramah dan Bumantara. ( REPDO )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0