Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Palang Merah Indonesia Ngawi mengadakan Pelatihan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat). Kegiatan yang diikuti relawan dari berbagai organisasi di Ngawi tersebut berlangsung di Rumah Makan Notosuman Desa Watualang Ngawi.

“Datangnya musim penghujan kali ini patut diwasdai. Hujan disertai angin sudah membuat bencana. Banyak rumah yang roboh, pohon tumbang. Bahkan ada yang menjadi korban luka. Ini bencana yang sulit diprediksi.” Terang narasumber dari PMI ngawi.

Desa Grudo sebagai penyangga Kabupaten Ngawi juga mengirim perwakilan dalam pelatihan tanggap bencana kali ini. “Tahun ini Desa Grudo mengalami musibah kebakaran rumah, kebakaran rumpun bambu. Dan jangan sampai adalagi musibah yang akibat kelalaian.” Terang Kasun Ngronggi Desa Grudo Agus Karyani.

Lebih lanjut, Kasun yang aktif dalam kegiatan Tanggap Bencana ( Tagana) itu menilai perlunya pembekalan tehnis dalam pelaksanaan di lapangan. “Kondisi saat ini memang rawan bencana. Apalagi datangnya hujan hampir selalu disertai angin. Ini perlu pananganan khusuh untuk area – area rawan. Perlu pembekalan tehnik khusus untuk relawan.”

Pelatihan kali ini juga memperagakan berbagai kesiapan dari segala kemungkinan terjadi. Selain simulasi penyelamatan korban, relawan juga dibekali proteksi diri saat evakuasi. “Terkadang relawan terlalu fokus pada penyelamatan korban. Namun sering lalai menjaga diri. Jadi ini juga menjadi perhatian khusus.” Pungkas Agus Kayani (REPDO)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0