Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Merebaknya Covid-19 berdampak pada berbagai hal terkait pelaksanaan pemerintahan Desa Grudo. Selain penundaan agenda yang sudah ditentukan diawal tahun, juga berdampak pada pembatalan agenda.

Namun dampak Covid-19 tidak berpengaruh pada penundaan agenda untuk pelaksanaan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT). Hal itu disebabkan bahwa pada prosesnya tidak mengharuskan kerja secara berkelompok. Sehingga  dengan adanya Covid-19 banyak waktu extra untuk pemenuhan data administrasi.

“Hari ini semua administrasi SHAT selesai. Bila memungkinkan besok atau lusa akan dilakukan penyetoran data ke BPN.” Terang Sri Yuli Kasi Pemerintahan Desa Grudo.

Pada pelaksanaan SHAT tahun 2020, Desa Grudo mendapat kuota 250 bidang tanah. Bila di banding tahun lalu, kuota penyertifikatan tanah khusus untuk warga yang memiliki usaha tersebut mengalami peningkatan.

“Kuota 250 bidang tanah untuk tahun ini tidak lepas dari peran Tim Panitia SHAT dan Pemerintah Desa Grudo tahun lalu. Peserta dan perangkat mampu mewujudkan kelengkapan administrasi secara cepat sesuai persyaratan.” Terang Kades Grudo Triono ST.

Percepatan proses kelengkapan administrasi untuk SHAT juga tidak lepas dari pengaruh pandemi Covid-19. Dengan pembatalan beberapa agenda Pemerintah Desa Grudo, maka waktu yang dibutuhkan untuk pelengkapan administrasi SHAT semakin luang.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0