Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi melalui Unit Pelayanan Tehnik (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ngawi gencar melakukan rapid test. Hal itu dimaksudkan sebagai sarana deteksi awal area penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah kerjanya.

Untuk wilayah kerja UPT Puskesmas Ngawi meliputi 4 desa dan 4 kelurahan. Empat desa dimaksud Grudo, Watualang, Jururejo, dan Beran. Sedang untuk kelurahan meliputi Margomulyo, Karangtengah, Ketanggi dan Pelem.

Seperti pada Kamis (4/6), rapid test dilakukan di Pasar Desa Grudo kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi. Rapid test yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut melibatkan 164 pedagang yang berdomisili di Desa Grudo maupun tempat lain.

“Peserta ada 164 orang yang kesemuanya pedagang dan pengurus pasar Grudo.” Terang Surya Bidan Desa Grudo yang juga Tim medis UPT Puskesmas Ngawi.

Sejumlah 164 orang yang menjadi peserta rapid test di ketahui bila 1 diantaranya reaktif. Warga tersebut merupakan warga luar Ngawi yang turut berdagang di Desa Grudo.

“Ada satu orang reaktif, namun bukan warga kecamatan Ngawi. Jadi sekali lagi bukan warga kecamatan Ngawi.” Terang Camat Ngawi Anang Heri Prabowo yang juga hadir dalam kegiatan.

Sementara perasaan lega terlihat dari ekspresi Kades Grudo. Pasalnya, perjuangan pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa Grudo selama ini tidak sia – sia. Itu dibuktikan dengan status Desa Grudo yang sampai saat ini masih Zona hijau.

” Syukur Alhamdulillah rapid test hasilnya telah keluar. Sekalipun ada satu orang reaktif, tapi bukan warga Grudo. Jadi Desa Grudo masih Zona Hijau.” Terang Triono ST yang biasa mengucapkan salam Yes You itu.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Desa Grudo tetap melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan masker, jaga jarak dalam berinteraksi dan mewajibkan sarana umum disediakan tempat cuci tangan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0