Select Page
HAMA TIKUS MEMAKAN BANYAK KORBAN JIWA

HAMA TIKUS MEMAKAN BANYAK KORBAN JIWA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Hama tikus banyak menyebabkan korban jiwa di Kabupaten Ngawi sejak tahun 2019. Korban jiwa dimaksud memang tidak secara langsung disebabkan serangan tikus, namun lebih banyak disebabkan setrum jebakan tikus.

Menindaklanjuti bahaya jebakan tikus menggunakan setrum, Bhabinkamtibmas Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi aktif membagikan informasi melalui Medsos.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memasang jebakan tikus dengan setrum karena sangat berbahaya.” Terang Bambang Widodo Bhabinkamtibmas Desa Grudo.

Dari berita yang dibagikan melalui pesan berantai di Medsos merupakan berita korban jebakan tikus mengunakan setrum sejak tahun 2019.

Dalam berita tersebut diketahui, bila jumlah korban jiwa dari pemasangan jebakan tikus sejak tahun 2019 lalu terjadi hingga 24 kali. Dalam peristiwa tersebut, 20 korban adalah pelaku pemasang jebakan.

Sedang 4 orang lain yang menjadi korban adalah masyarakat umum yang tidak terlibat pemasangan jebakan tikus dan 4 orang diantaranya menjadi tersangka.

“Hama tikus menjadi musuh utama petani akhir – akhir ini. Namun masih ada cara lain untuk membasmi tikus dan tidak membahayakan keselamatan jiwa.” Lanjut Bambang.

Untuk mengatasi hama tikus, Bambang menyarankan pembasmian secara serempak dengan melakukan gropyokan. Selain aman untuk keselamatan jiwa, gropyokan akan menekan populasi tikus secara efektif karena dilakukan secara serempak.

“Banyak petani yang sudah melakukan gropyokan. Dan hasilnya bagus untuk mengendalikan hama tikus. Dan yang terpenting cayi ini aman.” Pungkasnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
TAAT PAJAK, PBB GRUDO 100 % LUNAS

TAAT PAJAK, PBB GRUDO 100 % LUNAS

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi sukses memberi pemahaman pentingnya pajak pada masyarakatnya. Itu ditujukan dengan laporan rekap Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2020 yang telah terbayar 100 %.

“Pajak merupakan pendapatan negara untuk pembangunan. Jadi Sudak sepatutnya taat bayar pajak.” Terang Kepala Desa Grudo.

Dari data pembayaran PBB, Desa Grudo menjadi salah satu percontohan taat pajak. Dalam kurun sepuluh tahun terakhir, hanya sekali tidak tercapai target 100 %.

“Sepuluh tahun terakhir kita upayakan 100 % lunas PBB. Hanya tahun 2014 target tidak tercapai. Namun kekurangannya kecil.” Lanjut Triono.

Melihat jumlah nilainya, obyek pajak di Desa Grudo cukup berkontribusi besar menyumbang pendapatan negara. Besaran kontribusi PBB Desa Grudo beberapa tahun terakhir di atas 150 juta per tahun.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BPN TERBITKAN RIBUAN SHAT

BPN TERBITKAN RIBUAN SHAT

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ngawi menerbitkan ribuan sertipikat tanah untuk Program SHAT (Sertipikat Hak Atas Tanah)

Jumlah tersebut terungkap pada penyerahan sertipikat SHAT di Desa Beran Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Selasa (29/9).

“Kita sudah menerbitkan 1200 sertipikat tanah untuk tahun 2020 di lingkup Kecamatan Ngawi Kota.” Terang Murtoyo dari BPN Ngawi.

Lebih lanjut Murtoyo mengatakan bila pelaksanaan program SHAT tahun ini banyak tantangan. Selain darurat pandemi Covid-19, kementrian juga pernah mengurangi kuota untuk SHAT Ngawi.

“Tantangan SHAT tahun ini luar biasa. Kita semua tahu bila pandemi Covid-19 banyak menunda waktu.”

“Pernah ada pengurangan kuota dari pusat. Namun kita upayakan, dan akhirnya kuota terpenuhi.” Lanjut Murtoyo.

Sementara PJ Kepala Desa Beran berpesan kepada peserta SHAT untuk mengunakan Sertipikat dengan bijak.

“Setelah penyerahan sertipikat, silahkan gunakan sesuai keperluan. Utamanya untuk penambahan permodalan” Terang Agung PJ Kepala Desa Beran.

Pada pelaksanaannya, program SHAT di kabupaten Ngawi ditujukan untuk membantu pemilik usaha dalam menambah permodalan dengan mengagunkan ke bank.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BPN SERAHKAN 250 SERTIFIKAT KE WARGA DESA GRUDO

BPN SERAHKAN 250 SERTIFIKAT KE WARGA DESA GRUDO

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ngawi menyerahkan sertipikat sebanyak 250 lembar ke warga Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Senin (28/9).

Penyerahan sertipikat dilakukan di gedung serbaguna Kantor Desa Grudo Jalan Suryo Nomor 47 Ngawi dengan pelaksanaan protokol kesehatan.

Hadir dalam kegiatan petugas dari BPN Ngawi, Kades Grudo, petugas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi, Bhabinkamtibmas serta undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Grudo menekankan pentingnya kepastian kepemilikan hak terhadap setiap tanah.

“Sertipikat tanah merupakan bagian dari bukti kepemiilikan lahan. Jadi sertipikat ini memberikan jaminan kepastian hukum.” Terang Kades Grudo Triono ST.

Triono juga menyampaikan bila program Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) BPN dan Dinkop merupakan bagian dari upaya membantu usaha kecil.

bantuan usaha kecil dimaksud adalah percepatan pengurusan sertipikat hak milik tanah yang bisa di jadikan agunan dalam penambahan modal.

“Dengan sertipikat ini, permodalan usaha tidak lagi jadi masalah. Bila menginginkan modal lebih besar, tinggal hubungi pihak bank.” Lanjut Triono.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
SHAT SUDAH JADI, USAHA MIKRO ANCANG-ANCANG KEMBANGKAN USAHA

SHAT SUDAH JADI, USAHA MIKRO ANCANG-ANCANG KEMBANGKAN USAHA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Program Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi tahun 2020 telah sampai babak akhir.

Babak akhir Itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Wakil Bupati Ngawi pada Selasa (23/9) lalu di kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi

Pengurusan sertifikat dengan biaya murah tersebut memberi harapan baru untuk menambah permodalan usaha kecil bagi pemiliknya. Penambahan permodalan dimaksud adalah pemilik sertifikat bisa mengagunkan untuk pengajuan permodalan.

“Sertipikat sangat penting, apalagi untuk pengembangan usaha.” Terang Narsih Warga Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi yang menjadi peserta SHAT.

Program SHAT kali ini menjadi yang ketiga sejak tahun 2018 untuk Desa Grudo. Pada pelaksanaan SHAT, dari tahun ke tahun terus menunjukkan peningkatan jumlah.

“Masyarakat sangat terbantu dengan program SHAT ini. Jadi kita berharap akan mendapatkan kuota tambahan kedepannya.” Terang Kades Grudo Triono ST.

Seperti tujuan awal SHAT, bahwa program penyertipikatan tanah murah tersebut untuk membantu permodalan usaha masyarakat dengan kepastian kepemilikan tanah.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0