Select Page

GRUDO.NGAWIKAB.ID РProfesi pembuat pot bunga  memang jarang ditemui di Kabupaten Ngawi. Selain butuh keahlian khusus, hasil produksinya juga jarang dibutuhkan orang, sehingga dianggap kurang pas untuk usaha.

Namun, beda dengan pemikiran Galih Susanto. Pria 35 tahun yang tinggal di Dusun Gondorejo, Desa Hargosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi itu, justru meraih peruntungan dari membuat pot bunga.

Dikatakan Galih, usaha yang ditekuninya itu sudah berjalan selama 2 tahun. Ia menguasai tehnik pembuatan pot bunga atau tanaman hias itu secara otodidak setelah lama bergelut dengan tanaman hias Bonsai.

“Membuat pot bunga ini sudah 2 tahun. Dan untungnya lumayan,” terang Galih yang juga memiliki banyak koleksi Bonsai.

Dalam pembuatan pot bunga, Galih menggunakan bahan baku semen dan pasir. Untuk semen, Galih membeli di toko material. Sedang bahan baku pasir, harus didatangkan dari daerah Kulon Progo.

“Kalo semen cukup beli di toko material. Kalo pasir, saya beli dari Kulon Progo, karena kwalitasnya yang bagus,” lanjut Galih.

Untuk hasil karyanya, Galih mematok harga antara 25  hingga 350 ribu rupiah tergantung besar kecilnya ukuran pot bunga dan bentuk yang diinginkan.

Selama menekuni usaha pot bunga, Galih lebih banyak menerima pesanan konsumen. Hanya ketika tidak ada pesanan, ia menyempatkan membuat pot bunga untuk stok.

Dari sekian banyak konsumen, pembelian pot rata-rata dipakai untuk tanaman hias Bonsai. Untuk pemesanan bisa menghubungi Galih melalui 0858-5870-9984

Share and Enjoy !

0Shares
0 0