Select Page

Grudo.ngawikab.id – Program Sanitasi Desa (Sandes) Padat Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabupaten Ngawi memasuki tahap penandatanganan pakta integritas. Penandatanganan dilakukan di ruang Command Center Kesekretariatan Kabupaten Ngawi pada Jum’at (30/4).

Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Ngawi, PPK Sanitasi Satker Pemukiman Wilayah 1 Provinsi Jawa Timur, Kepala Desa penerima manfaat Sandes dan Kelompok Swadaya masyarakat (KSM) pelaksana Sandes.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Ngawi menyampaikan manfaat program Sandes. Selain akan meningkatkan kualitas sumber daya air, program Sandes juga berdampak langsung pada peningkatan kesehatan lingkungan.

“Sandes akan meningkatkan kualitas sumberdaya air dan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan lingkungan. Dan Sandes ini bagian dari penunjang PHBS,” terang Purwanto Kepala Dinas Perkim.

Sementara, PPK Sanitasi Satker Pemukiman Wilayah 1 Provinsi Jawa Timur lebih menekankan pada faktor teknis maupun non teknis. Ia mengharapkan terjalinnya komunikasi yang baik antara pihak-pihak terkait.

“Kami harapkan terjalin komunikasi yang baik antar pihak terkait, sehingga pada perjalanannya tidak akan mendapatkan kendala,” terang Fenti PPK Sanitasi Satker Pemukiman Wilayah 1 Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya.

Dalam penandatanganan kerjasama ini, desa penerima program Sandes diwakili Ketua KSM dan sebagai wakil  Kementrian PUPR PPK Sanitasi Satker Pemukiman Wilayah 1 Provinsi Jawa Timur.

Untuk program Sandes di Kabupaten Ngawi, ada 10 desa penerima. Desa tersebut meliputi Kenongorejo, Gerih, tambak Boyo, Beran, Grudo, Mangunharjo, semen, Gelung, tempuran dan Tulakan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0