Select Page
DENGAN BERSEPEDA, PANITIA BAGIKAN DAGING QURBAN HINGGA MENEMPUH BELASAN KILO METER

DENGAN BERSEPEDA, PANITIA BAGIKAN DAGING QURBAN HINGGA MENEMPUH BELASAN KILO METER

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Panitia penyembelihan hewan qurban musholla Al Mubarokah Dusun Ngronggi Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi membagikan daging qurban dengan sepeda kayuh hingga belasan kilometer.

Tujuan pembagian daging qurban kali ini masih sama dengan tahun sebelumnya dengan lokasi Desa Selopuro dan sekitarnya.

“Tahun ini kita agendakan pembagian daging qurban untuk warga yang kesehariannya mencari rezeki di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Selopuro Kecamatan Pitu.” Terang Arifudin Jauhari Ketua RT 04 RW 02 Dusun Ngronggi.

Kegiatan yang masuk tahun ketiga ini sengaja menggunakan transportasi sepeda. Selain terinspirasi dengan maraknya bersepeda, juga sebagai sarana olahraga.

“Kita lihat akses ke lokasi pembagian daging qurban cukup bagus untuk sepeda. Dan kebetulan rekan – rekan hobi bersepeda. Jadi kita putuskan naik sepeda.” Terang Arifudin yang juga panitia penyembelihan hewan qurban.

Jarah tempuh dari tempat penyembelihan hewan qurban ke lokasi pembagian dikisaran 7 kilometer. Bila dihitung, perjalanan panitia penyembelihan ke lokasi sampai kembali ke tempat semula mencapai 14 kilometer.

Bila dilihat akses jalan saat berangkat maupun pulang, tidak ada kendala. Bahkan sepanjang rute yang dilalui sudah dilakukan perabatan beton dan pavingisasi. Namun yang menjadi tantangan justru jalan tanjakan dengan panjang hampir setengah perjalanan.

“Tanjakan cukup panjang. Kira – kira hampir setengah perjalanan. Namun udaranya segar, dan bagus untuk kesehatan.” Terang Rizqi

Pada pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tahun 2020, panitia musholla Al Mubarokah menerima titipan 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
MASA PANDEMI COVID-19, IBU – IBU MENIKMATI GILIRAN JAGA

MASA PANDEMI COVID-19, IBU – IBU MENIKMATI GILIRAN JAGA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Aktifitas Pos Kamling di Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi masih ramai dengan kegiatan pemantauan keamanan. Bahkan dalam masa pandemi Covid-19, kegiatan jaga keamanan meningkat dibandingkan saat sebelumnya.

Pada pelaksanaan penjagaan keamanan lingkungan, banyak hal baru dan menjadi catatan yang menarik untuk disimak. Bahkan dari perbincangan saat jaga tidak jarang memunculkan ide-ide kreatif sebagai solusi dari banyaknya persoalan dampak Covid-19.

Dari pemantauan Poskamling RT 04 RW 02 Dusun Ngronggi pada Rabu (29/7), terlihat berbeda. Perbedaan kali ini soal petugas jaga yang ternyata tidak hanya pria tetapi juga seorang perempuan.

“Sebenarnya tidak ada petugas jaga perempuan di jadwal Siskamling. Tapi bila diwakilkan pada keluarga lainnya juga tidak di larang.” Terang Arifudin Jauhari Ketua RT 04 RW 02.

Dalam pelaksanaannya, kehadiran perempuan tersebut sebagai wakil dari keluarga yang kebagian giliran jaga karena nama yang dimaksud dalam jadwal berhalangan hadir.

“Kita mengapresiasi pada seluruh yang terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dan kehadiran ibu – ibu di pos ronda dalam peran menjaga keamanan tentunya menjadi motifasi tersendiri.” Lanjut Arifudin.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PROGRAM KAMPUNG TANGGUH, DESA GRUDO BAGIKAN BERAS

PROGRAM KAMPUNG TANGGUH, DESA GRUDO BAGIKAN BERAS

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Program Kampung Tangguh Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi terus berlanjut hingga batas waktu belum ditentukan. Selain difungsikan menangani pandemi Covid-19, program Kampung Tangguh dirasa telah memberi banyak manfaat bagi Desa Grudo.

Seperti pada penyaluran bantuan beras di Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi pada Kamis (30/7). Sebanyak 140 warga menerima bantuan beras dari pengurus Kampung Tangguh.

Penerima bantuan merupakan warga Desa Grudo yang terdampak Covid-19 dan tidak terdaftar dalam penerima bantuan sosial dari pemerintah baik secara tunai maupun non tunai.

Pada pelaksanaannya, penerimaan bantuan beras disesuaikan dengan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19. Seluruh penerima diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan begitu sampai di tempat pembagian.

Dalam penyaluran bantuan beras kali ini, masing-masing warga mendapat satu piece yang dikemas kantong plastik. Setiap kemasan berisi 5 Kg beras.

“Sebelumnya kami minta maaf bila Desa Grudo melalui pengurus Kampung Tangguh baru bisa memberikan bantuan berupa beras.” Terang Kades Grudo Triono ST dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kepala Desa yang terpilih untuk ketiga kalinya itu menjelaskan bila bantuan beras kali ini bersumber dari donasi Polres Ngawi, Kades, Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdomisili di Desa Grudo.

“Kita patut berterima kasih kepada seluruh danatur. Dengan kemurahan hati mereka, kegiatan bantuan berupa beras ini bisa terlaksana.”

Guna mencegah kerumunan, pembagian beras dipisah sesuai dengan domisili dusun. Setiap dusun, pembagian dikoordinir oleh Kepala Dusun.





Share and Enjoy !

0Shares
0 0
KEJAR PENUHI HAK PILIH, PPS DESA GRUDO TERUS LAKUKAN KOORDINASI

KEJAR PENUHI HAK PILIH, PPS DESA GRUDO TERUS LAKUKAN KOORDINASI

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi terus melakukan koordinasi dengan jajarannya dalam memenuhi data terkait warga yang memiliki hak pilih.

Seriusnya pendataan hak pilih tersebut terlihat dari aktivitas PPS di kantor sekretariat jalan Suryo Nomor 47 Ngawi pada Rabu (29/7).

Dalam proses pemutakhiran, PPS Desa Grudo banyak menemukan kesalahan data. Kesalahan tersebut meliputi data warga yang tidak memenuhi syarat (TMS) seperti sudah meninggal, pindah domisi, tidak diketahui dan bukan penduduk setempat.

“Persoalannya pemutakhiran data hak pilih masih seputar TMS. Saya kira desa lain juga memiliki persoalan sama.” Terang Andesta anggata PPS Desa Grudo.

Lebih lanjut pria yang sudah menjadi anggota PPS beberapa kali tersebut menganggap TMS sesuatu yang suadah biasa dan wajar.

” Warga TMS dalam pelaksanaan pemilihan kali ini merupakan hal biasa. Dan setiap kali ada pemilihan Bupati atau yang lain pasti tetap melakukan pemutakhiran data.”lanjut Desta.

Ditanya terkait pencocokan dan penelitian (Coklit) data, Desta menyatakan bahwa PPS akan mengupayakan seluruh yang memenuhi hak pilih terdata.

“Saat ini Coklit masih berkisar di angka 80%. Kita akan upayakan seluruh warga yang memiliki hak pilih dalam Pilgub terdata.” Pungkasnya.



Share and Enjoy !

0Shares
0 0
TERBUKTI UNGGUL, PETANI DESA GRUDO TANAM INPARI 32

TERBUKTI UNGGUL, PETANI DESA GRUDO TANAM INPARI 32

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Masa tanam lahan petanian utamanya untuk persawahan di Desa Grudo tidak mengenal musim. Hal itu disebabkan melimpahnya kandungan air dari dalam tanah. Dengan kemudahan ini, petani bebas menentukan musim tanam tanpa harus menunggu musim penghujan.

Pada dasarnya, petani yang mengelola lahan sawah lebih condong menanam padi. Selain mudah dalam pemasaran, menanam padi merupakan budaya yang sudah mengakar dilingkungan petani Desa Grudo.

Pada pelaksanaan penanaman padi, banyak varietas yang bisa menjadi pilihan para petani.  Pilihan tersebut biasanya akan menyesuaikan dengan kondisi alam persawahan dan kebutuhan pasar.

Dari hasil pemantauan di lapangan, petani Desa Grudo banyak mnggunakan benih Inpari 32. Benih  jenis ini merupakan Varietas Unggul Baru (VUB) hasil seleksi Ciherang/IRBB64 oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Varietas ini memiliki gabah dengan bentuk medium, dan warna kuning bersih, serta agak tahan terhadap kerebahan. 

Dari berbagai sumber diketahui bila benih yang dilepas Kementerian  Pertanian tahun 2013 ini memiliki rata-rata hasil mencapai 6.3 ton/ha gabah kering giling (GKG) dengan potensi hasil sebesar 8.42 ton/ha GKG. Varietas ini cocok ditanam di dataran rendah sampai dengan ketinggian 600 m dari permukaan laut (dpl).

Bila melihat hasil yang diperoleh setiap kali panen, bukan tidak mungkin padi jenis Inpari 32 akan bertahan lama menjadi pilihan petani di Desa Grudo. Selain cocok dengan kondisi alam, padi jenis ini sudah terbukti memiliki banyak keunggulan.

“Petani Desa Grudo rata – rata menggunakan benih Inpari 32. Padi jenis ini lebih cocok dengan kondisi sawah Desa Grudo. Selain lebig tahan hama, juga batangnya kuat.” Terang Tukiman Ketua kelompok tani Dusun Brangol

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PENJARINGAN KESEHATAN REMAJA DIHADIRI 100 % UNDANGAN

PENJARINGAN KESEHATAN REMAJA DIHADIRI 100 % UNDANGAN

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Penjaringan kesehatan remaja dilakukan Unit Pelayanan Tehnik (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ngawi di Desa Dusun Brangol Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Senin (27/7).

Sama seperti di Dusun lain yang masih masuk wilayah Desa Grudo, penjaringan kesehatan remaja melibatkan kader Posyandu dan mendapat antusias dari peserta yang di undang.

Pada pelaksanaannya, seluruhnya warga yang namanya tercantum dalam daftar undangan datang sesuai jadwal. Dari kedatangan remaja yang bejumlah 27 orang ini menggambarkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan.

“Alhamdulillah semua remaja yang diundang dapat hadir. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadirannya pada kegiatan penjaringan kesehatan remaja kali ini.” Terang Surya Bidan Desa Grudo

Seluruh peserta merupakan remaja putra dan putri dari Dusun Brangol Desa Grudo. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan melalui program tahunan UPT Puskesmas Ngawi Kota.

Hasil penjaringan kesehatan remaja kali ini menunjukkan tanda positif. Rata – rata Kesehatan peserta dalam kondisi baik.





Share and Enjoy !

0Shares
0 0