Select Page
MULYANA, KERJA KERAS MENJELANG PURNA TUGAS

MULYANA, KERJA KERAS MENJELANG PURNA TUGAS

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Kerja keras Mulyana sebagai perangkat Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi patut diapresiasi. Pasalnya, pria berusia 59 tahun tersebut masih sanggup beradaptasi dengan Ilmu dan Transaksi Elektronik (ITE) sekalipun harus bekerja keras.

Sebagai seorang perangkat, Mulyana tercatat dalam Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) Pemerintah Desa Grudo di Kepala Urusan (Kaur) Kesejahteraan.

“Pak Mul tugas utamanya ngurusi kesejah teraan rakyat. Tapi masyarakat lebih mengenal sebagai pejabat pernikahan.” Terang Kepala Desa Grudo Triono ST sembari bercanda.

Dalam pemenuhan tugas – tugas berkaitan administrasi, Mulyana cukup cakap mengoperasikan perangkat komputer sebagai sarana penunjang.

“Kita tahu bahwa untuk seluruh keperluan administrasi menggunakan sarana komputer. Dan Pak Mul mamapu beradaptasi sekalipun usianya tidak lagi produktif.” Lanjut Triono.

Diawal pengenalan komputer, pria yang masa kerjanya habis bulan November 2020 tersebut pesimis mampu beradaptasi dengan dunia digital karena faktor usia.

Namun atas dorongan tugas, ia akhirnya mampu mengoperasikan komputer sekalipun harus bersusah payah belajar.

“Awalnya saya nggak yakin bisa komputer. Tapi karena setiap hari latihan, akhirnya bisa juga.” Terang Mulyana

Bila melihat masa purna tugas yang tinggal hitungan Minggu, Mulyana terlihat masih semangat kerja. Pada kesehariannya masih sibuk mengurusi administrasi untuk pernikahan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BANSOS DAPM CAIR, 18 BALITA DAPAT PMT

BANSOS DAPM CAIR, 18 BALITA DAPAT PMT

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Bantuan Sosial (Bansos) berupa makanan sehat untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita dari Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) cair pada Kamis (21/10).

Beda seperti bantuan sosial yang sudah cair beberapa bulan terakhir, bantuan kali ini dikhususkan untuk Balita rawan stunting di Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi

Seperti biasanya, pelaksanaan PMT dilakukan kader Posyandu dengan mengantarkan ke rumah masing-masing balita untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Hari ini kita membagikan sebanyak 18 porsi makanan sehat ke Balita yang sudah kita tetapkan namanya selama 12 hari berturut – turut.” Terang Danik Kader Posyandu Desa Grudo.

Untuk pembagian PMT dari Bansos DAPM tidak seperti biasanya dengan pengelolaan tiap dusun. Kali ini melibatkan seluruh kader Posyandu Desa Grudo dengan perwakilan masing-masing dusun.

“Pembagian PMT kali ini melibatkan seluruh kader Posyandu. Kalo PMT dari anggaran desa biasanya dikelola per dusun.” Lanjut Danik.

Terkait jenis PMT, Danik mengatakan bila dalam 12 kali pembagian akan menyajikan menu berbeda. Menu tersebut sudah ditetapkan dan Posyandu sebatas pelaksana lapangan

“Menu sudah ditetapkan dari petugas DAPM. Kita tinggal mewujudkan anggaraan dalam bentuk menu makanan.”

Secara umum, Program Bansos dari DAPM dimaksudkan sebagai bentuk dukungan program bebas stunting Pemerintah Kabupaten Ngawi dan sebagai tindak lanjut program nasional generasi sehat.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PROGRAM LUMBUNG PANGAN, KETUA RT YON ARMED 12 BERGILIR SETOR DONASI

PROGRAM LUMBUNG PANGAN, KETUA RT YON ARMED 12 BERGILIR SETOR DONASI

GRUDO.GAWIKAB.ID – Program Kampung Tangguh Semeru benar – benar memberi manfaat pada masyarakat Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi saat pandemi Covid-19.

Selain mencegah penyebaran Covid-19,  program tersebut juga menjangkau dampak pandemi Covid-19 utamanya pendapatan masyarakat dalam bidang ekonomi.

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, program Kampung Tangguh Semeru Desa Grudo sudah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 dalam bentuk tunai maupun barang.

Sebagian besar penerima donasi dari program Kampung Tangguh Semeru melalui Lumbung Pangan merupakan warga terdampak ekonomi, sedang sisanya adalah warga reaktif dari hasil rapid test dan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kita sudah menyalurkan beberapa kali bantuan melalui program Kampung Tangguh Semeru kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 utamanya bidang ekonomi.” Terang Kepala Desa Grudo

Pada pelaksanaannya, pemberian bantuan bersumber dari donasi masyarakat melalui Lumbung Pangan program Kampung Tangguh Semeru.

“Atas nama Pemerintah Desa Grudo, saya mengucapakan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh donator. Semoga mendapat ganti rejeki yang melimpah.” Lanjut Triono.

Donasi program Kampung Tangguh Semeru yang telah disalurkan bersumber dari lembaga perintah dan masyarakat dengan wujud uang tunai dan barang.

Dari lembaga pemerintah yaitu Kepolisian Resort Ngawi menyerahkan donasi dalam bentuk barang berupa  Sembako.

Sedang dari masyarakat rata – rata menyerahkan donasi dalam bentuk uang tunai dengan nilai bervariatif.

Hingga saat ini donasi masih mengalir ke pengurus program Kampung Tangguh Semeru bidang Lumbung Pangan.

Seperti pada Selasa (13/10). Ketua RT dari Yon Armed 12 secara bergantian menyerahkan donasi berupa uang tunai dari donasi masyarakat dilingkungan masing – masing.

“Dan terima kasih kepada bapak ketua RT di lingkungan Yon Armed 12 yang telah mengkoordinir danasi untuk masyarakat terdampak Covid-19.” Pungkas Triono.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
SISKEUDES ONLINE, SISTEM TERTIB ADMINISTRASI KEUANGAN DESA

SISKEUDES ONLINE, SISTEM TERTIB ADMINISTRASI KEUANGAN DESA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Tugas Kepala Urusan (Kaur) keuangan desa menjadi sentral saat ini dalam tata kelola laporan administrasi utamanya keluar masuk Anggaraan dan Pendapatan Belanja Desa (APBD).

Hal itu terkait diberlakukannya Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) secara online di kabupaten Ngawi mulai tahun 2020.

Dengan sistem baru itu, bukti pembayaran untuk seluruh pengadaan mendasar hasil print out kwitansi Siskeudes Online

“Semua kwitansi dikeluarkan melalui Siskeudes.” Terang Fitri Anggarsari Kaur Keuangan Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi.

Bagi Kaur Keuangan, ini menjadi tugas tambahan sekaligus pembelajaran baru  dalam pengelolaan anggaran desa berbasis aplikasi.

Dengan Siskeudes Online, penghitungan pajak utamanya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Pertambahan Hasil (PPH) lebih mudah karena sudah dihitung secara otomatis.

Sistem perhitungan pajak otomatis tersebut dikecualikan untuk pajak daerah terkait tambang non mineral seperti batu, pasir tanah urug maupun pasir urug.

Secara fungsi, Siskeudes Online sangat membantu tata kelola keuangan desa menuju profesional dengan format permanen sesuai regulasi.

“Bagi yang memiliki kemampuan ITE, Siskeudes Online sangat membantu
administrasi desa. Pengelolaan keuangan lebih mudah di kontrol.” Lanjut Fitri.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
MENGATASI ZONA KUMUH, DINAS PERKIM GANDENG DESA GRUDO

MENGATASI ZONA KUMUH, DINAS PERKIM GANDENG DESA GRUDO

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Ngawi bekerjasama dengan Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi dalam program mencegah dan mengatasi zona kumuh.

Kerja sama tersebut diwujudkan dalam penataan sistem drainase dan pengaturan saluran air di 4 lokasi meliputi 1titik di Dusun Ngronggi dan 3 lainnya di Dusun Cupo.

“Titik tersebut rawan dengan genangan air dan tumpukan sampah saat hujan. Jadi kita prioritaskan untuk program Perkim.” Terang Kades Grudo Triono ST.

Dalam pelaksanaan program mencegah dan mengatasi zona kumuh, Desa Grudo menjadi salah satu prioritas dari 213 desa yang ada di Kabupaten Ngawi.

“Geografis Grudo menjadi pertimbangan khusus dalam program mencegah dan mengatasi zona kumuh sehingga masuk prioritas.” Lanjut Triono

Ditanya terkait pemilihan lokasi yang akan dilakukan obyek normalisasi, Kepala Desa Grudo 3 periode tersebut berargumen pada dampak yang ditimbulkan saat curah hujan tinggi.

“Saat hujan lebat, keempat titik tersebut jadi tempat ngumpul sampah. Jadi perlu adanya saluran untuk pembuangan air agar kotoran tidak menumpuk.”

Untuk mewujudkan pelaksanaan pengaturan sistem drainase dan pengaturan saluran air tersebut, Dinas Perkim dan Desa Grudo melakukan survei lapangan pada Selasa (20/10).

Dalam survei, Dinas Perkim melibatkan konsultan perencana dari pihak ketiga. Sedang Desa Grudo diwakili Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
MENYIMAK 20 MENIT PERBINCANGAN DUA VISIONER DESA GRUDO

MENYIMAK 20 MENIT PERBINCANGAN DUA VISIONER DESA GRUDO

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi terus melakukan pembenahan pengelolaan manajemen desa melalui berbagai program.

Dengan pembenahan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi pada masyarakat lebih luas dengan cakupan di segala lini.

Selain melibatkan kelembagaan di desa, pembenahan juga melibatkan seluruh potensi desa baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA).

Berkaitan dengan hal tersebut, ada yang menarik dari perbincangan antara Kepala Desa Grudo dan pengelola Perpustakaan Desa (Perpusdes) yang keduanya dikenal visioner.

Perbincangan tersebut membahas arah dan pengembangan desa menyikapi peran dunia digital dalam percepatan pembangunan desa.

Dalam perbincangan, Triono ST Kepala Desa Grudo menekankan pentingnya pelayanan cepat, simpel dan mengedepankan tranparansi anggaran.

“Pelayanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan kemakmuran. Dan ini yang terus kita upayakan”

Lebih lanjut Triono menjelaskan bila harus ada sistem penyederhanaan dalam pengelolaan layanan utamanya untuk mempermudah dan mempercepat proses.

“Jadi penting adanya penyederhanaan layanan. Masyarakat butuh layanan cepat dan mudah.”

Seiring dengan keinginan Kepala Desa Grudo, pengelola Perpusdes Grudo menekankan pentingnya keterlibatan teknologi digital.

“Solusinya pelayanan berbasis digital. Selain lebih cepat, penggunaan sistem digital tidak terbatasi oleh jarak. Jadi Kades atau Sekdes bisa tanda tangan dari jarak jauh.” Terang Arys pengelola Perpusdes Grudo.

Selain mempercepat proses, Arys meyakini bila sistem digital juga menjangkau lebih jauh kebutuhan pengelolaan administrasi dengan berbagai aplikasi.

“Tidak hanya pelayanan  masyarakat, teknologi digital juga akan mempermudah dan mempercepat proses pengelolaan administrasi desa.”

“Semisal data aset desa. Kita bisa menggunakan aplikasi dengan perkiraan nilainya. Jadi datanya lebih terukur.” Lanjut Arys.

Dalam perbincangan tersebut, mereka sepakat dalam meningkatkan pelayanan perlu pendekatan dengan sistem digital.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0