Select Page
Tahun ke-Empat, SHAT Berganti Nama CPCL

Tahun ke-Empat, SHAT Berganti Nama CPCL

grudo.ngawikab.id – Program penyertipikatan tanah secara masal kembali dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ngawi, yang berkerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi. Masih sama dengan program sebelumnya, program kali ini menyasar pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Untuk tahun 2021, program yang sebelumnya bernama Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) itu, berubah nama menjadi Calon Peserta Calon Lokasi (CPCL). “Programnya tetap sama, tapi namanya berbeda. Sekarang namanya CPCL,” terang Edy Ranto Sekretaris Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi.

Untuk program penyertipikatan tanah secara masal ini, Desa Grudo telah melaksanakan 3 kali dalam tiga tahun berturut-turut. Jadi, untuk tahun 2021 menjadi tahun ke-4, dengan diikuti 325 peserta dari 6 dusun yang ada di Desa Grudo.

Dengan 325 Jumlah peserta, masing-masing dusun memiliki jumlah kuota berbeda. Dusun Cupo memiliki kuota terbesar dengan 86 peserta, diikuti Dusun Ngronggi 65 peserta dan Dusun Grudo 57 peserta. Sedang Dusun Brangol 45 peserta, Dusun Pojok 37 peserta dan Dusun Mojorejo sebanyak 35 peserta.

Dari sejumlah kuota tersebut, panitia program CPCL di Desa Grudo Tahun 2021sudah melakukan pengukuran obayek tanah hingga 100 %. “Sampai Senin ini (1/3), kita telah menuntaskan 100% pengukuran,” lanjut Edy Ranto.

“Dan untuk persyaratan administrasi sudah mencapai 60%. Kita harapkan dalam tiga minggu ke depan seluruh administrasi selesai,” pungkas Edy Ranto.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PMT POSYANDU KAMBOJA DUSUN BRANGOL

PMT POSYANDU KAMBOJA DUSUN BRANGOL

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Sehat Bebas Stunting merupakan program prioritas dari pelaksanaan Pemerintahan Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2021. Maka, kader Posyandu berperan krusial, mengingat tugas tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus diselesaikan secepatnya.

Bila melihat banyaknya jumlah Balita sasaran dalam Program Sehat Bebas Stunting, tentu pelaksanaannya tidak semudah membalikkan tangan. Perlu keterlibatan banyak personil yang memiliki kredibilitas dalam setiap kegiatan berkaitan stunting.

Dalam implementasi Program Sehat Bebas Stunting, Pemerintah Desa Grudo melakukan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Tujuan PMT adalah memberikan makanan sehat dengan nutrisi khusus untuk mengembalikan fisik sesuai standar kesehatan berdasarkan usia.

Salah satu kegiatan PMT dilakukan Posyandu Kamboja Dusun Brangol, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (27/2). Kali ini kader Posyandu Kamboja membagikan menu nasi, sayur sop, Rolade Lebay, telur, buah pisang dan Mutiara Cantik.

“Februari ini bulan timbang. Ada penimbangan untuk kategori R atau rendah. Juga pembagian PMT ,” terang Danik, kader Posyandu Kamboja ketika dihubungi lewat telepon.

Lebih lanjut, Danik yang aktif dalam berbagai kegiatan desa tersebut, menyampaikan bila pemberian PMT dilakukan door to door. Hal itu dilakukan sesuai dengan kondisi Kabupaten Ngawi yang masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
KADER DESA GRUDO, TIDAK HANYA JELITA TAPI JUGA CERDAS

KADER DESA GRUDO, TIDAK HANYA JELITA TAPI JUGA CERDAS

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Perjalanan program kesehatan di Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, bisa dibilang membanggakan. Tidak hanya soal prestasi, jiwa militan kader juga menjadi harapan baru dalam mewujudkan masyarakat sehat jiwa dan raga.

Dalam pelaksanaan kegiatan, kader yang tergabung dalam Jeli Lincah dan Tanggap (Jelita) itu, kini bertambah sebutan cerdas. Hal itu didasarkan pada sistem koordinasi dan pengelolaan administrasi yang dilakukan secara mandiri.

Pada perjalanannya, peningkatan kapasitas Kader Jelita tidak melalui proses khusus. Namun, kemampuan yang dimiliki kader saat ini merupakan dampak dari rasa tanggungjawab terhadap tugas.

Salah satu implementasi dari kecerdasan Kader Jelita Desa Grudo adalah laporan administrasi pelaksanaan kegiatan. Mereka mahir dalam melakukan penyusunan administrasi sebagai laporan pertanggungjawaban.

Seperti pada Jum’at (19/2), kader posyandu melakukan penyusunan administrasi sebagai kelengkapan tugas. Mereka terlihat serius tapi tetap terlihat santai.

Pada pelaksanaannya, masing-masing anggota memiliki tugas berbeda. Dari menyusun data hasil kegiatan, mengumpulkan bukti pembayaran hingga menyiapkan dokumentasi.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
CEGAH STUNTING DENGAN PMT

CEGAH STUNTING DENGAN PMT

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi memberikan pelayanan kesehatan bagi balita melalui kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), Jum’at (19/2). Kegiatannya berpusat di kediaman Kepala Dusun Ngronggi dengan agenda Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Pada tahun ini, PMT menjadi program prioritas Desa Grudo dalam upaya mengurangi dan mencegah stunting, sesuai dengan arahan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dan pusat.

Stunting atau gagal tumbuh adalah sebuah kondisi yang mana tinggi badan anak tidak sesuai dengan anak seusianya. Penyebabnya karena kekurangan gizi dan lingkungan yang tidak sehat. Dampaknya adalah adanya gangguan perkembangan otak, sistem kekebalan tubuhnya melemah, dan IQ yang rendah.

Seperti pembagian PMT sebelumnya, kader Posyandu menerapkan sistem door to door untuk penyerahannya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan yang dimungkinkan menjadi perantara penyebaran Covid-19.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
APBDes GRUDO TAHUN ANGGARAN 2021

APBDes GRUDO TAHUN ANGGARAN 2021

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Tahun 2021, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi sebesar Rp2.285.653.000. Anggaraan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD), Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak dan Restribusi (BHPR), Bantuan Keuangan Daerah dan Silpa.

Sejumlah anggaraan tersebut dialokasikan untuk kegiatan Bidang Pemerintahan Desa, Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Kegiatan Darurat.

Untuk Bidang Pemerintahan Desa, Pemerintah Desa Grudo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.095.690.630. Anggaraan tersebut diantaranya dialokasikan untuk penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa dan perangkat desa, serta tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Pada Bidang  Pembangunan Desa, dana yang dialokasikan sebesar Rp964.018.000. Pada pelaksanaannya, anggaran dialokasikan untuk pembangunan drainase, pavingisasi hingga penyelenggaraan kegiatan pendidikan.

Berikutnya, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan meliputi kegiatan penyelenggaran pos keamanan desa, festival kesenian, adat/kebudayaan maupun kepemudaan. Untuk menunjang pelaksanaannya, telah dialokasikan anggaran sejumlah Rp83.777.000.

Bidang Empat atau Pelaksanaan Bidang Pemberdayaan Masyarakat, anggaraan sebesar Rp 24.700.000 akan dialokasikan untuk kegiatan pengelolaan pasar, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun peningkatan kapasitas perangkat desa.

Sedangkan pada bidang Kegiatan Darurat, Pemerintah Desa Grudo menetapkan anggaran sejumlah Rp156.200.000 untuk pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan penanganan Covid-19.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
POLSEK NGAWI KOTA PANTAU PPKM DI GRUDO

POLSEK NGAWI KOTA PANTAU PPKM DI GRUDO

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Kepolisian Resort (Polres) Ngawi melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Ngawi Kota terus melakukan pengawalan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah kerjanya. Hal itu untuk memastikan PPKM berjalan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi Nomor 065/01.103/404.001/2021 tanggal 27 Januari 2021.

Salah satu kegiatan diwujudkan dalam kunjungan ke Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (28/1) oleh Kepala Unit (Kanit) Pembimbingan Masyarakat (Binmas) bersama Babinsa. “Kunjungan kali ini dalam rangka pantauan rutin pelaksanaan PPKM untuk wilayah kerja Polsek Ngawi Kota,” terang Iptu Anang Hari Suseno Kanit Binmas Polsek Ngawi Kota.

Dalam kunjungannya, Iptu Anang berkomunikasi dengan Satgas Covid-19 Desa Grudo. Komunikasi membahas seputar pelaksanaan PPKM dan kesiagaan Kampung Tangguh Semeru di Desa Grudo. “Pengurus Kampung Tangguh Semeru dan Satgas terus berkoordinasi dengan Polsek maupun Koramil untuk persoalan Covid-19,” terang Edy Ranto Ketua Satgas Covid-19 Desa Grudo.

Pada kesempatan kali ini, Polsek Ngawi kota juga berkomunikasi dengan pengelolaan informasi desa. Hal itu untuk memastikan bahwa Informasi publik tersampaikan dengan baik. “Website Desa Grudo berkontribusi besar dalam menyumbang Informasi untuk publik, utamanya untuk informasi desa,” kata Bambang Widodo Bhabinkamtibmas Desa Grudo.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0