Select Page
Posyandu Sri Tanjung Perkenalkan Kesehatan Melalui Pos PAUD

Posyandu Sri Tanjung Perkenalkan Kesehatan Melalui Pos PAUD

Pos pendidikan anak usia dini (PAUD) Sri Tanjung Dusun Ngronggi, Desa grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, kembali melaksanakan kegiatan belajar tatap muka untuk pengenalan pada balita.

Proses belajar pada balita ini dilaksanakan di rumah Kepala Dusun Ngronggi pada Sabtu (13/11) dengan bimbingan dari kader Posyandu.

Pada pelaksanaannya, kader Posyandu Dahlia menyampaikan tema terkait kebutuhan manusia dengan sub tema kesehatan untuk tubuh.

“Kegiatan taman Posyandu Sri Tanjung Ngronggi, hari ini
Tema kebutuhanku
Sub tema kesehatan,” terang Eti kader posyandu Sri Tanjung.

Proses belajar diawali dengan menyanyikan lagu 4 Sehat 5 Sempurna. Setelah itu balita diajarkan cara menjaga kesehatan.

“Proses awal kita ajak Balita untuk bergembira dengan menyanyikan lagu 4 Sehat 5 Sempurna,” lanjut Eti.

Setelah selesai menyanyikan lagu, Balita diajari mewarnai. Untuk gambar yang akan diwarnai merupakan sarana-sarana protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

Share and Enjoy !

Shares
Pelatihan Sablon Yayasan Beranda Istimewa

Pelatihan Sablon Yayasan Beranda Istimewa

Grudo.ngawikab.id – Yayasan beranda istimewa Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mengadakan pelatihan sablon pada Sabtu (13/11) di Aula Kantor Desa Grudo. Pelatihan ini dalam rangka pengenalan dini proses penyablonan untuk siswa disabilitas yang berjumlah belasan orang.

Dalam pelatihan ini hadir pula anggota dari persatuan penyandang disabilitas Indonesia Kabupaten Ngawi narasumberyang turut membantu pada proses praktek penyablon.

Dalam sambutannya, kepala desa grudo menyampaikan bila pelatihan ini ini merupakan bagian dari peningkatan sumber daya ya yang nantinya bisa dipakai untuk menambah perekonomian.

“Dengan pelatihan ini, harapannya akan menambah kemampuan untuk semua peserta. Dan dari tambahan kemampuan itulah nantinya diharapkan mampu memberikan peluang untuk meningkatkan tambahan ekonomi,” terang Triono ST Kepala Desa Grudo.

Pada pelaksanaannya, penyablonan dipraktekkan pada media gelas dengan menyematkan sebuah tulisan. Kemudian, setelah ditempelkan tulisan pada gelas, selanjutnya dikeringkan dengan dijemur ke matahari langsung.

Sementara, ketua Yayasan beranda istimewa menyampaikan bila pelatihan ini merupakan bagian dari edukasi secara teori maupun langsung untuk pembekalan pada siswa disabilitas.

“Pelatihan ini bagian dari edukasi yang diberikan Yayasan beranda istimewa ke siswa. Namun kita sadari bahwa kemampuan siswa berbeda dengan anak umumnya. Jadi pelatihan ini mengambil teknik paling simple untuk lebih mampu dipahami siswa,” terang Reni Purwitasari.

Share and Enjoy !

Shares
Setelah Sukses di Dusun Ngronggi, Posyandu Lansia Plus Berikutnya direncanakan di Dusun Pojok.

Setelah Sukses di Dusun Ngronggi, Posyandu Lansia Plus Berikutnya direncanakan di Dusun Pojok.

Grudo.ngawikab.id – Sukses  pada pelaksanaan kegiatan Posyandu Lansia Plus di Dusun Ngronggi, Pemerintah Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, kembali merencanakan agenda sama di Dusun pojok.

Rencananya, kegiatan Posyandu Lansia Plus di Dusun Pojok akan dilaksanakan pada Senin (25/10), mulai pukul 08.30 WIB dengan memprioritaskan peserta yang berusia 45 tahun keatas.

Selain berusia 45 tahun ke atas, calon peserta pada Posyandu Lansia Plus kali ini diwajibkan membawa identitas diri dan dalam kondisi sehat.

Untuk tempat pelaksanaan, kader Posyandu Dusun Pojok telah menyiapkan sarana dan prasarananya yang dipusatkan di rumah kepala Dusun Pojok.

“Tempat pelaksanaan Posyandu Lansia Plus akan dilaksanakan di rumah pak kepala dusun,” terang Mariyani kader Posyandu Dusun Pojok.

Seperti biasa, dalam pelaksanaan Posyandu Lansia Plus ini, pemerintah Desa Gudo bekerjasama dengan UPT Puskesmas Ngawi Kota untuk penanganan medis serta pengurusan sertifikat vaksin.

Share and Enjoy !

Shares
Intensitas Hujan Meningkat, Warga Dihimbau Waspada

Intensitas Hujan Meningkat, Warga Dihimbau Waspada

Grudo.ngawikab.id – Minggu ketiga bulan Oktober 2021, Kabupaten Ngawi mulai masuk musim hujan. Peristiwa yang juga disebut pancaroba itu ditandai dengan berapa kali hujan di Kabupaten Ngawi baik dengan intensitas rendah maupun tinggi.

Seperti pada masa-masa sebelumnya, pergantian musim dari kemarau ke musim hujan patut diwaspadai. Hal itu terkait dengan dampak dari perubahan musim yang tidak jarang mengakibatkan bencana.

“Hujan di awal musim patut diwaspadai, karena berkaca dari musim sebelumnya yang banyak menimbulkan masalah,” terang Triono Kepala Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Bila melihat data musim sebelumnya, tidak sedikit dampak negatif saat memasuki musim penghujan. Dampak tersebut meliputi banjir, rumah roboh hingga puting beliung yang banyak menimbulkan masalah.

Selain itu, awal musim penghujan juga biasa ditandai dengan perubahan suhu terlalu cepat. Peristiwa ini biasanya berdampak pada kesehatan tubuh manusia.

“Selain bencana alam, kita juga patut mewaspadai dampak dari perubahan suhu udara yang bisa mengganggu kesehatan tubuh kita,” lanjut Triono.

Sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana maupun efek dari perubahan musim, Triono berpesan pada masyarakat, warga Desa Grudo khususnya untuk selalu waspada.

“Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kita selalu waspada. Waspada hujan petir, banjir dan tetap jaga kesehatan,” pungkas Triono.

Share and Enjoy !

Shares
HSN Tahun 2021, Pemkab Ngawi Gelar Sholawat Dan Liwetan

HSN Tahun 2021, Pemkab Ngawi Gelar Sholawat Dan Liwetan

Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Sholawat dan Liwetan bersama Aspirasi Para Gus (Asparagus) Ngawi dalam menyambut Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 di Pendopo Wedya Graha, Kamis (21/10).

Hadir juga dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi.

Pada sambutannya, Bupati Ngawi menyampaikan bila HSN merupakan momentum untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

“Ini momentum baik, sehingga bisa menjadikan Kabupaten Ngawi lebih baik lagi,” ujarnya.

Untuk Asparagus Ngawi, Ony Anwar berpesan agar tetap waspada terhadap Covid-19, karena diprediksi ada varian baru dan lonjakan gelombang ke-tiga.

“Meskipun situasi saat ini sudah landai, namun diprediksi akan ada varian baru dan gelombang ketiga penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Share and Enjoy !

Shares
PMT Posyandu Dahlia Bulan Oktober 2021

PMT Posyandu Dahlia Bulan Oktober 2021

Grudo.ngawikab.id – Pencegahan dan penurunan angka stunting terus dilakukan pemerintah Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, melalui pemberian makanan tambahan (PMT).

Pada pelaksanaannya, PMT dilaksanakan melalui lembaga desa pos pelayanan terpadu (Posyandu) di setiap dusun dengan pelibatan kader-kadernya.

Salah satu realisasi pelaksanaan PMT itu diwujudkan melalui Posyandu Dahlia Dusun Mojorejo pada Kamis (21/10) dengan membagikan makanan bernutrisi pada anak Balita.

Pada pembagian PMT kali ini, kader Posyandu Dahlia telah menyiapkan menu berupa bubur kacang hijau, kroket ayam, bolu kukus, pisang dan telur.

Sebelum proses pembagian PMT, kader Posyandu Dahlia melakukan pengecekan tumbuh kembang fisik anak Balita dengan melakukan timbang badan dan pengukuran tinggi badan.

Pengecekan fisik pada Balita dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kesehatan anak setelah melewati masa pengecekan 1 bulan sebelumnya.

Pada kegiatan sama, juga dilakukan pemberian PMT pada Lansia yang berdomisili di Dusun Mojorejo. Selain itu, kader Posyandu juga melakukan pengecekan berat badan.

“Dari hasil pengecekan berat badan maupun tinggi badan, semua menunjukkan peningkatan,” terang kader Posyandu Dahlia Dusun Mojorejo.

Pada sesi akhir kegiatan, kader Posyandu Dahlia Dusun Mojorejo berpesan kepada orang tua Balita maupun lansia yang hadir, untuk terus menjaga kesehatan dengan terus  mengkonsumsi makanan bernutrisi.

Share and Enjoy !

Shares