Select Page
“DEDE” CARA SEHAT WARISAN NENEK MOYANG

“DEDE” CARA SEHAT WARISAN NENEK MOYANG

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Berjemur di pagi hari atau masyarakat jawa biasa menyebut “DEDE” banyak memberi manfaat bagi kesehatan manusia.  Entah kapan  Dede di kenal memberikan kontribusi positif bagi kesehatan. Namun Dede  sudah biasa dilakukan sejak nenek moyang ketika kesehatan mengalami gangguan..

Selain baik untuk kesehatan dan imunitas tubuh, berjemur di pagi hari juga bermanfaat untuk kulit wajah dan wajah berjerawat. Seperti dikutip dari Detik.com berikut ini 10 manfaat berjemur di pagi hari:

  1. Berjemur di Pagi Hari Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat berjemur di pagi hari yang pertama adalah untuk menurunkan tekanan darah. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang berasal dari University of Edinburgh, senyawa yang disebut nitric oxide akan dilepaskan ke dalam pembuluh darah segera setelah sinar matahari menyentuh kulit. Senyawa tersebut dapat berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah. Temuan ini sangat penting karena sebelumnya orang-orang menganggap bahwa satu-satunya manfaat berjemur di pagi hari bagi manusia adalah untuk merangsang produksi vitamin D.

Selain itu, Richard Weller, dosen senior di bidang dermatologi juga menemukan bahwa manfaat berjemur di pagi hari tidak hanya berpengaruh bagi kesehatan, tetapi juga dapat memperpanjang umur seseorang. Itu dikarenakan manfaat yang diberikan untuk menurunkan tekanan darah, termasuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

  1. Berjemur di Pagi Hari Meningkatkan Kesehatan Tulang

Manfaat berjemur di pagi hari yang kedua adalah untuk meningkatkan kesehatan tulang. Seperti yang sudah banyak diketahui, vitamin D merangsang penyerapan kalsium dan fosfor yang dapat menguatkan tulang. Namun tidak hanya itu saja, vitamin D3 juga ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin yang larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D ketika sinar matahari mengenai kulit. Hal tersebut dapat mengatur penyerapan kalsium. Jika kamu memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka kecil kemungkinannya kamu akan menderita patah tulang dan begitupun sebaliknya. Itulah mengapa berjemur di pagi hari sangat penting untuk kesehatan tulang pada orang dewasa hingga yang lebih tua.

  1. Berjemur di Pagi Hari Meningkatkan Fungsi Otak

Manfaat berjemur di pagi hari yang ketiga adalah untuk meningkatkan fungsi otak. Salah satu penelitian yang dipimpin oleh ilmuwan saraf, David Llewellyn dari University of Cambridge menilai kadar vitamin D pada lebih dari 1.700 pria dan wanita dari Inggris yang berusia 65 tahun atau lebih dan menemukan bahwa fungsi kognitif semakin berkurang ketika tingkat vitamin D rendah pada orang tersebut.

Beberapa penelitian lain juga menemukan bahwa sinar matahari dapat membantu memacu pertumbuhan sel saraf di hippocampus, yang merupakan bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk membentuk, mengatur, dan menyimpan memori. Jadi kesimpulannya, vitamin D yang didapatkan dari berjemur di pagi hari dapat meningkatkan fungsi otak pada seseorang.

  1. Berjemur di Pagi Hari Menghilangkan Depresi Ringan

Manfaat berjemur di pagi hari yang keempat adalah untuk menghilangkan depresi ringan. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan gangguan yang disebut Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD adalah depresi yang umum dirasakan saat berada di musim dingin. Hal serupa juga terjadi pada orang-orang yang bekerja berjam-jam di gedung perkantoran dan jarang keluar untuk berjemur.

Berjemur di pagi hari dapat meningkatkan kadar anti depresan alami di otak yang dapat membantu meringankan dan menghilangkan bentuk-bentuk depresi ringan. Hal itu dikarenakan saat berjemur di pagi hari otak dapat memproduksi lebih banyak serotonin, bahan kimia yang dapat mengangkat suasana hati.

  1. Berjemur di Pagi Hari Meningkatkan Kualitas Tidur

Manfaat berjemur di pagi hari yang kelima adalah untuk meningkatkan kualitas tidur. Hal itu dikarenakan saat sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal di otak dan produksi melatonin (hormon yang membuat kita mengantuk dan membantu kita tidur) ditutup sampai matahari terbenam lagi. Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa ini bukanlah malam hari, sehingga akan membantu mempertahankan ritme sirkadian yang normal. Ketika di luar mulai gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk menjelang waktu tidur.

  1. Berjemur di Pagi Hari Mengurangi Gejala Alzheimer

Manfaat berjemur di pagi hari yang keenam adalah untuk mengurangi gejala Alzheimer. Pasien Alzheimer yang terpapar sinar matahari sepanjang hari dari jam 9 pagi hingga 6 malam, diikuti dengan kegelapan malam memiliki mental yang lebih baik. Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menemukan bahwa pasien Alzheimer yang terpapar cahaya terang memiliki lebih sedikit gejala depresi, terjaga saat malam hari, agitasi, dan kehilangan lebih sedikit fungsi dibandingkan mereka yang terpapar cahaya siang hari yang redup.

  1. Berjemur di Pagi Hari Menyembuhkan Beberapa Kelainan Kulit

Manfaat berjemur di pagi hari yang ketujuh adalah untuk menyembuhkan beberapa kelainan kulit. Paparan sinar matahari saat berjemur di pagi hari dapat membantu penyembuhan gangguan kulit seperti jerawat, psoriasis, eksim, penyakit kuning, dan infeksi jamur pada kulit lainnya. Terapi berjemur di pagi hari selama empat minggu terbukti berhasil digunakan untuk menghilangkan gejala psoriasis secara signifikan pada 84% subjek. Untuk mencegah efek samping negatif dari radiasi UV dan memastikan manfaat yang didapat lebih besar dari risiko yang ditimbulkan maka sebaiknya lakukan metode pengobatan alternatif ini di bawah pengawasan medis.

  1. Berjemur di Pagi Hari Meningkatkan Pertumbuhan pada Anak

Manfaat berjemur di pagi hari yang kedelapan adalah untuk meningkatkan pertumbuhan pada anak, terutama bayi. Jumlah paparan sinar matahari dalam beberapa bulan pertama kehidupan bayi dapat memberikan efek pada seberapa tinggi anak tersebut nantinya akan tumbuh. Itulah mengapa banyak orang yang menjemur bayi mereka di pagi hari guna meningkatkan pertumbuhan dan tinggi badan.

  1. Berjemur di Pagi Hari Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat berjemur di pagi hari yang kesembilan adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Paparan sinar matahari dapat membantu menekan sistem imun yang terlalu aktif, yang dapat menjelaskan mengapa sinar matahari digunakan untuk mengobati penyakit autoimun seperti psoriasis. Selain itu, karena sel darah putih akan mengalami peningkatan saat terpapar sinar matahari maka hal tersebut akan membantu untuk memerangi penyakit dan mencegah infeksi pada tubuh. Berjemur di pagi hari sangat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang kamu miliki.

  1. Berjemur di Pagi Hari Mengurangi Risiko Kanker

Manfaat berjemur di pagi hari yang terakhir adalah untuk mengurangi risiko kanker tertentu. Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker payudara dan usus besar. Tapi dengan berjemur di pagi hari, maka risiko kanker tersebut bisa menjadi lebih rendah. Drs. Frank dan Cedric Garland dari University of California mengamati bahwa pasien kanker usus besar di New York tiga kali lebih tinggi daripada di Mexico. Selain itu, suplementasi vitamin D terbukti dapat menurunkan risiko pengembangan segala bentuk kanker hingga 60%.

Sinar Matahari Pagi Terbaik Jam Berapa?

Lantas jam berapakah waktu terbaik untuk berjemur sinar matahari di pagi hari? Seperti dikutip dari detikHealth, ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen dalam sebuah wawancara mengatakan jam 10 pagi adalah waktu terbaik karena sudah ada sinar ultraviolet B.

“Yang kita butuhkan sebetulnya adalah ultraviolet B. Ultraviolet B ini gelombangnya lebih pendek. Itu sebabnya, kita harus tunggu sedikit mataharinya naik. Jadi, untungnya kita di khatulistiwa, jam 10 sudah ada. Itu adalah alasan kita jemurnya jam 10.00,” katanya.

Ilmuwan yang pernah meneliti vitamin D, Prof dr Siti Setiati, SpPD, KGER, MEpid, juga sependapat bahwa berjemur lebih efektif jika dilakukan tidak terlalu pagi. Lebih tepatnya, di atas jam 9 pagi.
“Iya, di atas jam 9, hasil penelitian saya tahun 2003. Mungkin perlu diteliti lagi karena sudah lama,” kata Prof Siti saat dikonfirmasi.

Itulah penjelasan pakar mengenai jam yang baik atau waktu paling tepat untuk berjemur di pagi hari. Dengan melakukannya kamu bisa merasakan berbagai manfaat dari berjemur sinar matahari pagi.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
TERKAIT COVID-19, KEPALA BNPB KELUARKAN SURAT KEPUTUSAN

TERKAIT COVID-19, KEPALA BNPB KELUARKAN SURAT KEPUTUSAN

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB ) mengeluarkan keputusan Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona Di Indonesia.

Salah satu pertimbangan keputusan tersebut adalah telah berakhirnya Keputusan Kepala BNPB Nomor 9A Tahun 2020 Tentang Penetapan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Dalam keputusan disebutkan bahwa :

KESATU : Menetapkan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

KEDUA : Perpanjangan Status Keadaan Tertentu sebagaimana diktum KESATU berlaku selama 91 ( sembilan puluh satu hari ) hari sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai tanggal 29 Mei 2020.

KETIGA : Segala biaya yang dikeluarkan akibat dikeluarkan Surat Keputusan ini dibebankan pada Dana Siap Pakai yang ada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Dalam Surat Keputusan tersebut juga di sampaikan bila dalam pengeluarannya akan dibuat salinan yang di tujukan ke Sebelas kementrian dan Sekretaris Kabinet.

9-Keputusan-Kepala-BNPB-Nomor-13.A-Tahun-2020-tentang-Perpanjangan-Status-Keadaan-Tertentu-Darurat-Bencana-Wabah-Penyakit-Akibat-Virus-Corona-di-Indonesia

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
INGIN TAHU LEBIH JAUH VIRUS CORONA ? BACA INI

INGIN TAHU LEBIH JAUH VIRUS CORONA ? BACA INI

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Wabah Corona Virus Desease ( Covid-19 ) benar – benar menjadi persoalan dunia saat ini. Lebih 5 ribu jiwa telah menjadi korban dengan sebaran di 151 negara.

Untuk mengantisipasi tentu harus tahu seperti apa Covid-19 dan pencegahannya. Agar lebih jauh tahu tentang Covid-19, silakan simak tanya jawab dari data kementerian Kesehatan Republik Indonesia berikut:

  1. Apakah Coronavirus dan COVID-19 itu ?

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).

 2. Apakah COVID-19 sama seperti SARS ?

COVID-19 disebabkan oleh SARS-COV2 yang termasuk dalam keluarga besar coronavirus yang sama dengan penyebab SARS pada tahun 2003, hanya berbeda jenis virusnya. Gejalanya mirip dengan SARS, namun angka kematian SARS (9,6%) lebih tinggi dibanding COVID-19 (kurang dari 5%), walaupun jumlah kasus COVID-19 jauh lebih banyak dibanding SARS. COVID-19 juga memiliki penyebaran yang lebih luas dan cepat ke beberapa negara dibanding SARS.

  1. Apa saja gejala COVID-19 ?

Gejala umum berupa demam ≥380C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya. Daftar negara terjangkit dapat dipantau melalui website ini.

  1. Seberapa bahayanya COVID-19 ini?

Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap. Walaupun angka kematian penyakit ini masih rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat.

  1. Bagaimana manusia bisa terinfeksi COVID-19 ?

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

  1. Apakah COVID-19 dapat ditularkan dari orang yang tidak bergejala ?

Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID-19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan periode penularan atau masa inkubasi COVID-19. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

  1. Apakah virus penyebab COVID-19 dapat ditularkan melalui udara?

Tidak. Hingga saat ini penelitian menyebutkan bahwa virus penyebab COVID-19 ditularkan melalui kontak dengan tetesan kecil (droplet) dari saluran pernapasan.

  1. Bisakah manusia terinfeksi COVID-19 dari hewan ?

COVID-19 disebabkan oleh salah satu jenis virus dari keluarga besar Coronavirus, yang umumnya ditemukan pada hewan. Sampai saat ini sumber hewan penular COVID-19 belum diketahui, para ahli terus menyelidiki berbagai kemungkinan jenis hewan penularnya.

  1. Bisakah hewan peliharaan menyebarkan COVID-19 ?

Saat ini, belum ditemukan bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus COVID-19. Namun, akan jauh lebih baik untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Kebiasaan ini dapat melindungi Anda terhadap berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah antara hewan peliharaan dan manusia.

  1. Berapa lama virus ini bertahan di permukaan benda ?

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti berapa lama COVID-19 mampu bertahan di permukaan suatu benda, meskipun studi awal menunjukkan bahwa COVID-19 dapat bertahan hingga beberapa jam, tergantung jenis permukaan, suhu, atau kelembaban lingkungan. Namun disinfektan sederhana dapat membunuh virus tersebut sehingga tidak mungkin menginfeksi orang lagi. Dan membiasakan cuci tangan dengan air dan sabun, atau hand-rub berbasis alkohol, serta hindari menyentuh mata, mulut atau hidung (segitiga wajah) lebih efektif melindungi diri Anda.

  1. Apakah sudah ada vaksin untuk COVID-19 ?

Vaksin untuk mencegah infeksi COVID-19 sedang dalam tahap pengembangan/uji coba.

    12. Apakah antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati COVID-19?

Tidak, antibiotik hanya bekerja untuk melawan bakteri, bukan virus. Oleh karena COVID-19 disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak bisa digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan. Namun, jika Anda dirawat di rumah sakit dan didiagnosis COVID-19, Anda mungkin akan diberikan antibiotik, karena seringkali terjadi infeksi sekunder yang disebabkan bakteri.

  1. Siapa saja yang berisiko terinfeksi COVID-19 ?

Orang yang tinggal atau bepergian di daerah di mana virus COVID-19 bersirkulasi sangat mungkin berisiko terinfeksi. Mereka yang terinfeksi adalah orang-orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala melakukan perjalanan dari negara terjangkit, atau yang kontak erat, seperti anggota keluarga, rekan kerja atau tenaga medis yang merawat pasien sebelum mereka tahu pasien tersebut terinfeksi COVID-19. Petugas kesehatan yang merawat pasien yang terinfeksi COVID-19 berisiko lebih tinggi dan harus konsisten melindungi diri mereka sendiri dengan prosedur pencegahan dan pengendalian infeksi yang tepat.

  1. Manakah yang lebih rentan terinfeksi coronavirus, apakah orang yang lebih tua, atau orang yang lebih muda?

Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Pemeriksaan medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19. Bagi setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas sangat direkomendasikan untuk segera mencari pengobatan, dan memberitahukan petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dari wilayah terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala infeksi saluran pernafasan. Tidak ada batasan usia orang-orang dapat terinfeksi oleh coronavirus ini (COVID-19). Namun orang yang lebih tua, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi) tampaknya lebih rentan untuk menderita sakit parah.

  1. Bagaimana membedakan antara sakit akibat infeksi COVID-19, dengan influenza biasa ?

Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Pemeriksaan medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19. Bagi setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas sangat direkomendasikan untuk segera mencari pengobatan, dan memberitahukan petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dari wilayah terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala infeksi saluran pernafasan.

  1. Amankah jika kita menerima paket barang dari Cina atau dari negara lain yang melaporkan virus ini?

Ya, aman. Orang yang menerima paket tidak berisiko tertular virus COVID-19. Dari pengalaman dengan coronavirus lain, kita tahu bahwa jenis virus ini tidak bertahan lama pada benda mati, seperti surat atau paket.

  1. Apakah sudah ada pembatasan untuk bepergian ke Cina dan negara terjangkit lainnya?

Sejak 5 Februari 2020, Indonesia telah memberlakukan pembatasan perjalanan ke Cina berupa penghentian sementara penerbangan dari dan ke Cina. Pada tanggal 5 Maret 2020, Indonesia juga memberlakukan pelarangan transit atau masuk ke Indonesia bagi pelaku perjalanan yang dalam 14 hari sebelumnya datang dari wilayah berikut:

  • Iran : Tehran, Qom, Gilan
  • Italia : Wilayah Lombardi, Veneto, Emilia Romagna, Marche dan Piedmont
  • Korea Selatan : Kota Daegu dan Propinsi Gyeongsangbuk-do.
  1. Berapa banyak orang yang telah terinfeksi oleh COVID-19 dan negara mana saja yang sudah ada kasusnya?

WHO secara ketat memantau situasi terkini dan secara teratur menerbitkan informasi tentang penyakit ini. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini beserta daftar negara yang terjangkit dapat dilihat melalui: Info Coronavirus WHO Online

Nah, setelah mendapat pembekalan dari tanya jawab tersebut, silakan share ke teman, saudara atau siapapun yang anda kenal. Tentu info ini akan bermanfaat bagi kita semua.

Share and Enjoy !

0Shares
0

0
0

KEMENDES FASILITASI ADUAN DAN PERTANYAAN  LEWAT SIPEMANDU DESA

KEMENDES FASILITASI ADUAN DAN PERTANYAAN LEWAT SIPEMANDU DESA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dengan diberlakukannya Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014, desa memiliki kesempatan membangun program sesuai dengan perencanaan masing – masing. Hal itu tidak lepas dari kucuran anggaran yang semakin meningkat tiap tahunnya. Kucuran anggaran tersebut bersumber dari pusat melalui Dana Desa (DD) dan daerah melalui Alokasi Dana desa (ADD). Bahkah tidak sedikit desa yang memiliki pendapatan dari hasil usaha maupun pengelolaan aset desa lainnya.  

Dengan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), pemerintah daerah maupun pusat terus melakukan pengawasan dalam pengelolaanya. Pengawasan dilakukan melalui instansi terkait dari kecamatan, inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan sebagainya. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan dalam penyerapan anggaran.

Baca juga : TEGAKKAN DEMOKRASI, DESA GRUDO BANGUN APLIKASI KHUSUS

Bahkan untuk memantau pengelolaan APBDes, Kementrian Desa (Kemendes) meluncurkan aplikasi “SIPEMANDU DESA” sebagai sarana pengaduan masyarakat. Dengan keberadaan aplikasi tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi langsung dengan melakukan pelaporan ke kementrian bila ada hal – hal terkait penyalah gunaan anggaran.

Selain untuk pelaporan, aplikasi ini dapat digunakan sebagai sarana mencari informasi. Sedangkan dalam aplikasi disebutkan bila pertanyaan meliputi Dana Desa, Daerah tertinggal, transmigrasi dan lainnya. Dalam proses pertanyaan, pencari informasi terlebih dahulu mengisi kolom yang telah disediakan dengan identitas dan status. Untuk respon dari aplikasi  Sipemandu Desa akan disampaikan melalui data yang dikirim lewat email sesuai milik pelapor atau pun penanya.

Baca juga : POS PAUD DESA GRUDO GELAR OUT BOUND

Dengan keberadaan aplikasi dan kemudahan tersebut, masyarakat diharapkan lebih aktif  dalam pelibatan pengawasan pengelolaan anggaran desa dan memahami persoalan desa.  

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR BUKA KEGIATAN PLM

WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR BUKA KEGIATAN PLM

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Ribuan peserta hadir dalam Peer Learning Meeting yang diadakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas ) di Hotel JW Marriot Surabaya (3-5/12). Acara kali ini menjadi kegiatan terakhir  skala nasional dengan kehadiran 1000 lebih peserta.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jawa Timur, Kepala Perpustakaan Nasional, Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan Jawa Timur, Bunda Baca Jawa Timur, Perwakilan Perpusda, Perwakilan Perpustakaan Propinsi, Kepala Desa Serta Perangkat Desa.

Kepala perpustakaan nasional dalam sambutannya mengatakan bahwa perjuangan pengurus perpustakaan tahun ini luar biasa. Ia juga mengapresiasi atas partisipasi pengurus perpustakaan yang selalu berjuang dalam menanamkan cinta kepada ilmu.

“Sebagai pribadi maupun Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, saya mengucapkan beribu terima kasih untuk pejuang literasi yang selalu mencurahkan semangat. Dan tentu apresiasi kepada saudara – saudara (pengurus Perpustakaan) dalam menanamkan cinta ilmu.” Terang Muh. Syarif Bando Kepala Perpustakaan Nasional.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya perpustakaan sebagai sarana pendulang ilmu dalam kemajuan bangsa. Ia mencontohkan beberapa negara maju yang memprioritaskan fasilitas perpustakaan sebagai ujung tombak pencipta generasi emas.

“Saya pernah mendapatkan kesempatan mengambil bea siswa di singapura, dan di sekolah tersebut yang paling mereka banggakan adalah perpustakaan. Yang paling mewah dibangun adalah perpustakaanya. Jadi tempat itu didesain paling bagus di tempat seluruh wilayah sekolah.” Terang Emil E Dardak.

Selain Singapore, Emil juga mencontohkan Inggris dan finlandia. Kedua negara tersebut juga sangat mengapresiasi perpustakaan sebagai bagian dari majunya sebuah negara. Sama dengan Singapura, kedua negara tersebut juga membangun perpustakaan dengan fasilitas dan desain khusus.

“Disaat mereka mengenalkan Oxford adalah yang mereka banggakan perpustakaanya. Memang betul perpustakaanya megah sekali, koleksinya banyak, memang benar – benar jadi tempat yang dibanggakan.”

“Kita dapat presentasi dari finlandia, negara yang dikenal pendidikannya no 1 di dunia. Apa yang dibanggakan dalam pengembangan Kota Helsinki ? perpustakaannya lagi – lagi.” Lanjut Emil.

Pada akhir sambutan Emil juga berpesan bila diera digital dan dengan segala modernisasinya masih sangat dibutuhkan perpustakaan. Dan kemudian melakukan pemukulan  gong sebagai tanda resmi dibukannya Peer Learning Meeting.  

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
PULUHAN EMAK – EMAK KEJAR ARUMI BACHSIN

PULUHAN EMAK – EMAK KEJAR ARUMI BACHSIN

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Kehadiran Bunda Baca Jawa Timur Arumi Bachsin menjadi daya tarik bagi ribuan peserta Peer Learning Meeting ( PLM) di Hotel JW Mariot Surabaya Jawa timur (3-5/12). Selain Seorang artis, ia juga istri dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elesianto Dardak.

Kehadirannya kali ini  untuk memberi sambutan dalam Peer learning Meeting, sekaligus memotifasi pengurus perpustakaan untuk lebih bersemangat dalam menanamkan pentingnya membaca.

Arumi juga menekankan pentingnya membaca. Hal itu sangat dibutuhkan guna mengejar pesatnya teknologi “Era digitalisasi menuntut kita untuk selalu menambah pengetahuan. Dengan banyaknya membaca akan menjadikan pengetahuan kita lebih banyak dan mampu mengejar teknologi.”

Seperti biasa, paska selesai acara kaum hawa menyerbu untuk mendapat gambar dengan Selvi atau sekedar untuk berjabat tangan. Kehadiran peserta perempuan di PLM kali ini lebih dari 500 orang. Dan lebih dari seratusan orang berebut mendapat gambar.

Dan masih terjadi seperti biasa,  puluhan emak – emak militan terus berusaha mendapat gambar dari Selvi. Ini membuat pengamanan internal sedikit kesulitan. Bahkan diantara mereka masih mencari kesempatan hingga pintu keluar hotel.

“Saya sangat ngefans sama bu Arumi. Jadi ya harus dapat fotonya.” Terang Salah seorang pengurus Perpustakaan Desa dari sumatra Selatan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0