Select Page
RESPON CEPAT LAZISMU NGAWI DALAM MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19

RESPON CEPAT LAZISMU NGAWI DALAM MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masih menjadi persoalan utama negara saat ini bahkan dunia. Hal itu terkait dengan cepatnya penyebaran dan dampak serangan Covid-19 yang mematikan.

Segala upaya ditempuh dalam mencegah penularan maupun pengobatan bagi pasien terjangkit. Namun masih saja terdengar korban jiwa dalam jumlah besar tiap harinya.

Menanggapi hal itu Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Ngawi merespon cepat dengan melakukan sterilisasi tempat – tempat umum yang berpotensi menjadi sarana penyebaran Covid-19.

“Beberapa hari terakhir banyak permintaan dari masyarakat untuk penyemprotan disinfektan.” Terang Supeno Ketua LAZISMU Ngawi saat sterilisasi di Kantor Desa Grudo.

Lebih lanjut pria yang juga legislator Kabupaten Ngawi itu mengatakan bila dalam posisi seperti ini ( Pandemi Covid-19) menjadi tanggung jawab semua. “Musibah ini sudah menjadi tanggung jawab bersama. Dan kami dari LAZISMU sebagai lembaga sosial mencoba berpartisipasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan.”

Untuk penyemprotan disinfektan pada Selasa (24/3), LAZISMU Ngawi sudah melakukan penjadwalan sebagai berikut :

*Selasa, 24 Maret 2020*
*08.00 – 09.30*
42. MI Ar Risalah – Tim 1,2
43. Asrama Umar Bin Khatab – Tim 3,4
44. SD Muhipa – tim 5
45. SMK Muh 2 – tim 6

*09.30 – 10.00*
46. TK Pembina – tim 1,2
47. Nisrina Daycare – tim 3,4
48. MI Islamiyah Kedung Jambu Jambangan – Tim 5
49. Masjid Jamiatul Muslimin Kedungjmbu – Tim 5
50. STIT Muhammadiyah Mantingan – tim 6

*10.00 – 11.00*
51. PT. JAVAS – Tim 1,2
52. SMK TRISAKTI – tim 3,4
53. MI PSM Sambi pasar – tim 5

*11.00 – 12.00*
54. SMK PGRI 1 Ngawi – Tim 1,2,3,4
55. MI PSM Kedung putri – tim 5
56. MI Muhammadiyah Sambung Macan – tim 6

*13.00 – 14.00*
57. MI Muhammadiyah Kwadungan Lor– Tim 1,2,
58. TK ABA Kwadungan Lor – Tim 1,2
59. TK ABA Tambakromo – Tim 3,4
60. SD Muhammadiyah 1 Padas – Tim 3,4
61. MI PSM Paron– Tim 5

*14.00 – 15.30*
62. SD Muhammadiyah 1 Karangjati – Tim 1,2
63. TK Aba Sawo, Karang Jati – Tim 1,2
64. Masjid Al Ma’un, Karang Jati – Tim 3,4
65. MI Islamiyah Dawu – Tim 5
66. MIMUGEN – Tim 5
67. MI PSM Ngale

Dalam menunjang pelaksanaan kegiatan, LAZISMU Ngawi juga membuka peran serta masyarakat untuk berdonasi. Untuk pelaksanaan donasi, masyarakat bisa datang ke sekretariat LAZISMU Ngawi di Jln. PB. Sudirman 19/12 Jrubong, Ngawi atau Contack Person di 081.555.631.609 (WA)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
CEGAH PENULARAN COVID-19, PEMERINTAH PATROLI BERSAMA

CEGAH PENULARAN COVID-19, PEMERINTAH PATROLI BERSAMA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Wabah Corona Virus Desease ( Covid-19 ) belum menunjukkan tanda – tanda penurunan. Bahkan terlihat grafik peningkatan cukup signifikan dalam Minggu – Minggu terakhir.

Namun hal itu belum disadari masyarakat sepenuhnya sekalipun pemerintah sudah berulang kali memberikan pemahaman bahaya Covid-19. Masih banyak kegiatan yang berdampak pada kerumunan yang seharusnya dihindari.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) dan Polisi Republik Indonesia ( Polri ) menghimbau masyarakat dengan melakukan patroli bersama.

Patroli bersama kali ini menyasar pada masyarakat yang masih terlibat keramaian di seputaran jalan. Mereka dihimbau untuk segera pulang bila tidak ada keperluan yang mendesak

” Bapak ibu dan semua masyarakat yang masih berada di luar, bila tidak ada kepentingan mendesak tolong untuk segera kembali ke rumah masing-masing.” Himbau anggota Polri dari speaker mobil penyuluhan Polres Ngawi pada Senin (23/3) malam.

Selain himbauan menggunakan pengeras suara, petugas juga turun menghampiri masyarakat untuk memberikan pemahaman bahaya Covid-19 secara langsung dengan menghampiri kerumunan massa.

Dalam sosialisasi tersebut, kerumunan massa banyak ditemukan diseputar jalan raya utamanya di Angkringan. Mereka rata – rata datang untuk menikmati kopi sambil mengoperasikan smartphone.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
CEGAH PENULARAN COVID-19, DISPARPORA NGAWI TUTUP DESTINASI WISATA

CEGAH PENULARAN COVID-19, DISPARPORA NGAWI TUTUP DESTINASI WISATA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dalam upaya mencegah penularan Covid-19, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi menutup sementara destinasi wisata yang dikelolanya. Destinasi tersebut meliputi Taman Pemandian Tawun dan Museum Trinil.

“Sementara Taman Pemandian Tawun dan Museum Trinil kita tutup sampai 29 Maret. Selanjutnya kita juga terus pantau perkembangan sejauh mana dampak Covid-19 pada wisata.” Terang Totok Sugiharto Kepala Bidang Pariwisata.

Penutupan sementara Taman Pemandian Tawun dan Museum Trinil Ngawi dilaksanan pada Jumat (20/3). “Kita sudah menutup Taman Pemandian Tawun dan Museum Trinil sejak Jumat. Dan kita harapkan masyarakat memahami kondisi ini, sehingga menunda untuk berkunjung.” Lanjut Totok

Penutupan destinasi wisata dibawah pengelolaan Disparpora di Ngawi juga di ikuti destinasi wisata  lain di bawah Pengelola swasta. Hal itu disadari bila salah satu penularan Covid-19 dapat terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan penderita.

“Kita juga menghimbau penutupan untuk wisata di bawah pengelolaan swasta. Dan mereka mengapresiasi dengan  menutup sementara hingga ada kepastian dibuka kembali.” Pungkas Totok.

Sedang untuk destinasi yang dilakukan penutupan sementara meliputi Taman Pemandian Tawun, Museum Trinil, Srambang Park, Taman Wisata Outbound Kayangan, Brubuh.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
COVID-19 TIDAK BANYAK PENGARUHI PENGUNJUNG  PASAR

COVID-19 TIDAK BANYAK PENGARUHI PENGUNJUNG PASAR

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dampak Corona Virus Desease ( Covid-19 ) memang sangat menghawatirkan dunia utamanya bidang ekonomi. Dari berbagai negara dilaporkan mengalami penurunan ekonomi secara signifikan akibat ditutupnya jalur perdagangan maupun pengaruh lock down aktivitas masyarakat.

Dibalik gonjang – gajing pengaruh Covid – 19, tidak semua daerah mengalami terdampak. Bahkan masyarakat  tetap melakukan aktivitas normal. Seperti aktivitas masyarakat Indonesia utamanya di kota kecil maupun pedesaan. Mereka tetap melakukan kegiatan keseharian tanpa merasa terganggu.

Seperti di Kabupaten Ngawi misalnya, pasar yang menjadi perputaran ekonomi melalui transaksi jual beli masih seperti biasanya. Hanya saja pembeli lebih cepat pulang setelah mendapat keperluan.

“Pembeli masih seperti biasa dan tidak banyak berpengaruh pada penurunan pendapatan pedagang. Tapi mereka langsung pulang setelah dapat barang, dan tidak berlama-lama lagi seperti biasanya.” Terang Marmi pedagang Pasar Grudo kecamatan Ngawi.

Dibalik aktivitas yang tetap berjalan normal, ternyata mereka juga mematuhi pesan – pesan dari pemerintah untuk menghindari keramaian dan menjaga kebersihan. “Bahaya berlama – lama di pasar. Setelah dapat belanjaan ya pulang.” terang pembeli di Pasar Beran.

Terkait aksi borong Komidi konsumsi yang banyak beredar di media juga tidak terlihat di Ngawi. Itu disebabkan melimpahnya sembako di warung -warung dan kebiasaan masyarakat yang sudah memiliki cadangan pangan dalam hitungan Minggu.

“Setelah press conferen Bupati terkait Wabah Covid-19, kita tindak lanjuti dengan himbauan pada masyarakat agar tetap tenang. Dan kita juga sudah siapkan antisipasi bila terjadi dengan berbagai kemungkinan.” Terang Kades Grudo Triono ST.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
PELAYANAN DISPENDUKCAPIL TETAP JALAN, TAPI WARGA DIHIMBAU MENUNDA SEMENTARA

PELAYANAN DISPENDUKCAPIL TETAP JALAN, TAPI WARGA DIHIMBAU MENUNDA SEMENTARA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 470/0929/440/119/2020 terkait langkah meminimalisir dan antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Dalam surat tersebut Dukcapil menghimbau kepada masyarakat untuk :

1. Menunda mengurus dokumen kependudukan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kecuali sangat-sangat penting (misal : Kepentingan BPJS, Rumah Sakit, dll ) ;

2. Untuk mengurangi antrian pemohon, pengurusan dokumen kependudukan sebagai mana dimaksudkan angka 1, dapat dilakukan di kecamatan-kecamatan.

3. Datang dan urus kembali dokumen kependudukan ke Dimas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam waktu 2 atau 3 Minggu lagi.

Surat Edaran yang dikeluarkan tanggal 17 Maret 2020 tersebut jelas bukan penghentian layanan, namun hanya himbauan kepada warga untuk waspada terhadap wabah Covid-19 yang telah menjangkitai ratusan orang hingga menelan korban jiwa.

Itu jelas sangat berbeda seperti yang diberitakan salah satu media elektronik yang mengatakan Dispendukcapil menghentikan sementara layanan.

Sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19, Dispendukcapil juga menyediakan hand sanitizer di depan pintu masuk kantor pelayanan. Bahkan untuk memastikan karyawan maupun masyarakat yang datang menggunakan nya, Dispendukcapil menempatkan petugas untuk mengingatkan menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ruangan.

“Kita sudah tindak lanjuti perintah Pak Sekda pada rapat kemarin. Dan kita masih usahakan untuk alat deteksi suhu tubuh, namun ternyata batangnya cukup sulit didapat.” Terang Sugeng Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngawi.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
ANTISIPASI CORONA, BUPATI NGAWI GELAR KONFERENSI PERS

ANTISIPASI CORONA, BUPATI NGAWI GELAR KONFERENSI PERS

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Menindaklanjuti arahan Peresiden Republik Indonesia  Joko Widodo dan surat edaran dari beberapa menteri serta Gubernur Jawa Timur tentang pencegahan Virus Corona atau Covid-19, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono melaksanakan Konferensi Pers, Senin (16/03). Konferensi di laksanakan di area taman kediaman dinas bupati Ngawi.

Dalam Konferensinya, Bupati Ngawi didampingi Sekertaris Daerah dan Forpimda Kabupaten Ngawi, menghimbau kepada seluruh masyarakat Ngawi agar tidak panik dan tetap waspada terhadap wabah pandemi virus corona yang sedang melanda dunia dengan cara Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Caranya dengan melakukan pola hidup sehat, rajin cuci tangan, membatasi kontak fisik atau bersalaman dan mengurangi aktifitas diluar rumah yang sekiranya tidak perlu. Lebih baik mencegah dari pada mengobati,” terang Budi sulistyono.

Budi Sulistyono juga memerintahkan Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah. Untuk belajar mengajar dilalihkan  dirumah secara online terhitung tanggal 16 hingga 29 Maret 2020 kecuali akan melakukan Ujian Nasional.

Untuk destinasi wisata dihimbau tutup sementara dan khusus kepada pengelola Benteng Van Den Bosh, Budi Sulistyono meminta untuk memusnahkan seluruh sarang kelelawar

“Untuk sementara wisata Benteng Pendem kita tutup karena disana ada sarang kelelawar. Penutupan dilakukan agar tidak terjadi kecurigaan-kecurigaan dan keberadaan sarang kelelawar itu sendiri akan kita musnahkan,” lanjutnya.

Instruksi lanjut pada seluruh pengelola tempat atau fasilitas umum di Kabupaten Ngawi untuk menyediakan  washtafel dan Hand Sanitizer. Ini dimaksudkan sebagai bentuk pencegahan dan antisipasi bila ada kuman menempel di tangan.

Dari merebaknya Covid-19 juga berdampak pada pembatalan beberapa kegiatan pengumpulan massa seperti Kilau Raya, Musrenbangdes hingga Car Free Day.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0