Select Page
MASUK FASE PENJURIAN, JURNALIS DESA UNJUK KEMAMPUAN

MASUK FASE PENJURIAN, JURNALIS DESA UNJUK KEMAMPUAN

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Semangat pengelola operator website desa dalam eksistensi informasi menunjukkan peningkatan tajam. Itu dibuktikan dengan kuatnya pemberitaan dalam minggu – minggu terakhir.

Selain termotivasi dengan kegiatan Lomba Web Desa, kuatnya pemberitaan website desa juga didasari pemaham pentingnya informasi untuk masyarakat sesuai dengan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

“Lomba web desa merupakan bagian dari program penilaian kapasitas operator website desa.” Terang Noor Soemadijo Kasi Pengembangan Ekosistem Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi.

Lebih lanjut dikatakannya bila lomba website desa merupakan program tahunan dari Diskominfo terhadap operator maupun desa dalam pengelolaan informasi.

“Lomba website desa merupakan bentuk apresiasi untuk operator dan desa dalam mengelola terwujudnya informasi untuk masyarakat.”

Dalam pemenuhan kategori penjurian, operator website desa sudah menunjukkan kemampuannya dengan berbagai inovasi utamanya dalam penekanan kwalitas informasi.

Kemampuan pengelolaan itu terwujud dalam unggahan secara masif dan inovatif dengan berbagai berita di group Media Sosial (Medsos) Telegram yang dikelola Diskominfo Kabupaten Ngawi.

Terlepas dari pesatnya kemajuan pengelolaan informasi desa, Diskominfo Kabupaten Ngawi mencatat beberapa persoalan di lapangan. Persoalan itu terdeteksi dari kunjungan  Diskominfo Kabupaten Ngawi ke desa – desa beberapa bulan terakhir.

“Dari pemantauan dilapangan, kita tahu banyak persoalan pengelolaan website desa. Salah satunya jaringan internet yang menjadi pendukung utama pengelolaan website.”lanjut Noor

“Dari data persoalan jaringan internet, kita akan upayakan solusi dengan berkomunikasi pada bidang terkait yang kebetulan masih di bawah Diskominfo.” Pungkasnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
MASUK FASE PENJURIAN, JURNALIS DESA UNJUK KEMAMPUAN

PERGERAKAN WEBSITE DESA MASIF, KECAMATAN SINE KEPINCUT

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pengelolaan website desa di Kabupaten Ngawi semakin mengarah ke tingkat profesional dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2020.

Peningkatan itu bisa dilihat dari kuatnya pengelolaan berita melalui kecepatan pemberitaan, pilihan sudut pandang berikut kwalitas narasi.

“Ada pergerakan masif dalam pengelolaan website desa beberapa bulan terakhir.” Terang Noor Soemadijo Kasi Pengembangan Ekosistem Government  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten.

Tanpa disadari, keberadaan website desa berdampak positif dengan munculnya jurnalis desa yang tersebar diberbagai wilayah Kabupaten Ngawi.

Sebagai sarana informasi resmi pemerintah desa, keberadaan website desa sudah menjadi kebutuhan baik secara internal maupun masyarakat.

“Kita melihat website desa sudah menjadi semacam kebutuhan. Tidak hanya untuk desa, tapi juga masyarakat.” Lanjut Noor.

Kuatnya pergerakan website desa juga mendapat respon dari lembaga pemerintah lain di Kabupaten Ngawi. Salah satunya adalah Pemerintah di tingkat kecamatan seperti Sine.

Dalam responnya, Kecamatan Sine meminta Diskominfo Kabupaten Ngawi untuk membuatkan akun website karena kepincut perkembangan website desa.

“Keinginan Kecamatan Sine kita apresiasi dengan membuatkan akun website. Semoga Kecamatan lain segera menyusul.” Harap Noor.

Dalam pengelolaan website desa maupun Kecamatan, Diskominfo Kabupaten Ngawi menyiapkan sarana secara gratis.

“Bagi desa maupun Kecamatan yang sudah di buat website, usahakan untuk aktif demi kemajuan Informasi di Kabupaten Ngawi.” Pungkas Noor.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
UNTUK KEMAJUAN INFORMASI NGAWI, RTIK RENCANAKAN PELATIHAN

UNTUK KEMAJUAN INFORMASI NGAWI, RTIK RENCANAKAN PELATIHAN

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) kabupaten Ngawi merencanakan pelatihan peningkatan pengelolaan informasi desa.

Rencana tersebut diungkap salah satu pengurus RTIK Ngawi pada sesi pengambilan gambar pembuatan closing video di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi Rabu (14/10).

“Kita akan mengadakan pelatihan pengelolaan Informasi desa dalam waktu dekat.” Terang Sahru dari RTIK Kabupaten Ngawi.

Dalam rencananya, awal pelatihan akan mengundang peserta dari operator website desa wilayah timur meliputi Kecamatan Karangjati, Padas, Pangkur, Bringin dan Kasreman.

“Rencananya, diawal pelatihan kita akan mengundang operator website desa dari wilayah timur.” Lanjut Sahru.

Untuk tempat pelaksanaan pelatihan, Sahru belum bisa memastikan. Hal tersebut masih akan dikomunikasikan dengan pihak – pihak yang terlibat.

“Mengenai tempat pelatihan akan kita bahas dengan rekan – rekan dari RTIK dan peserta. Ini penting karena perlu banyak pertimbangan.”

Dikataka juga, sebelum melakukan pembahasan mengenai tempat pelatihan akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu guna memastikan kesiapan sarana pendukung seperti kapasitas ruang dan  jaringan internet.

“Pertimbangan utama dalam pelaksanaan pelatihan adalah kapasitas tampung ruang dan jaringan internet.”

“Jadi tempat pelatihan perlu kapasitas ruang besar untuk menampung peserta agar bisa menjaga jarak dan jaringan internet kuat untuk upload berita secara bersama.” pungkas Sahru.






Share and Enjoy !

0Shares
0 0
MASUK FASE PENJURIAN, JURNALIS DESA UNJUK KEMAMPUAN

LOMBA WEB DESA MENJARING JURNALIS PROFESIONAL

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Pelaksanaan lomba web desa oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi tahun 2020 sudah memasuki babak penilaian dengan ditetapkannya tim juri pada Selasa (13/10).

Penilaian tersebut meliputi banyak aspek yang kesemuanya mengarah pada pengelola web desa secara profesional.

“Memasuki pelaksanaan lomba website desa tahun 2020, kita sudah tetapkan tim juri.” Terang Noor Soemadijo Kasi Pengembangan Ekosistem Government Diskominfo Kabupaten Ngawi.

Beda dengan pelaksanaan lomba sebelumnya, penilaian kali ini lebih ditingkatkan pada kwalitas website.

“Penilaian lomba kali ini lebih mengarah pada pengelolaan website profesional. Jadi tidak hanya sebatas keaktifan update, namun meliputi seluruh aspek.” Lanjut Noor.

Untuk penilaian secara spesifik, tim yang terdiri dari kalangan profesional tersebut menitik beratkan pada poin seperti keaktifan, kreasi konten, kwalitas narasi berita, pemilihan berita hingga kelengkapan kategori berita.

Secara umum, pelaksanaan penjurian dilaksanakan dengan menekankan profesionalisme pengelolaan website desa guna menjaring jurnalis profesional desa.




Share and Enjoy !

0Shares
0 0
DISKOMINFO TETAPKAN JURI DALAM KOMPETISI WEB DESA

DISKOMINFO TETAPKAN JURI DALAM KOMPETISI WEB DESA

GRUDO.NGAWIKAB.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi melalui bidang III melakukan rapat pembentukan tim lomba website desa tahun 2020 pada Selasa (13/10).

Pada pelaksanaannya, Diskominfo memfokuskan pembahasan pada pemilihan beberapa orang sebagai juri dalam lomba website desa.

” Hari ini kita fokus menentukan juri untuk lomba pengelolaan website desa.” Terang Noor Soemadijo Kasi Pengembangan Ekosistem Government Diskominfo Kabupaten Ngawi.

Dalam pemilihan juri,  Diskominfo mengundang beberapa orang profesional dengan latarbelakang berbeda dari satu dengan yang lain.

“Selain panitia internal, kita juga melibatkan kalangan profesional. Ini penting untuk melengkapi keakuratan penilaian.” 

“Mereka yang kita tetapkan sebagai juri memiliki basic berbeda dengan keahlian masing-masing.” Lanjut Noor.

Rapat di ruang kerja Sekretaris Diskominfo Kabupaten Ngawi ini juga membahas penentuan pemenang yang rencananya diumumkan pada 10 November 2020.

“Untuk pemenang lomba akan diumumkan pada 10 November 2020 berbarengan dengan Bimtek pengelolaan website desa.”

Seperti tahun sebelumnya, lomba pengelolaan website desa kali ini juga disediakan reward untuk pemenang.

“Kita menyiapkan piagam  dan hadiah untuk pemenang dengan beberapa kategori. Ini sebagai apresiasi untuk pengelolaan website desa.” Pungkas Noor.


Share and Enjoy !

0Shares
0 0
SEMINAR DISEMINASI SAINS ANTARIKSA DAN ATMOSFER

SEMINAR DISEMINASI SAINS ANTARIKSA DAN ATMOSFER

GRUDO.NGAWIKAB.ID -Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lapan Pasuruan mengadakan seminar dengan tema Diseminasi Sains Antariksa dan Atmosfer di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Ngawi Senin (12/10).

Hadir pada kesempatan kali ini Guru SMPN 2 Ngawi, Ngawi Astronomy Club, siswa SMPN 2 Ngawi dan beberapa undangan termasuk dari media.

Dalam pelaksanaan seminar, Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lapan Pasuruan menjelaskan gambaran umum tentang keantariksaan.

Untuk lebih cepat mengenalkan pemahaman peserta tentang antariksa, Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lapan Pasuruan juga membawa sarana pendukung untuk praktek.

Sarana tersebut meliputi dua alat bantu pengelihatan benda di angkasa berupa teleskop. “Dua alat ini sama fungsinya. Namanya teleskop.” Terang operator dari Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lapan Pasuruan.

Rencananya, Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lapan Pasuruan mengagendakan tiga tempat kegiatan. Tempat tersebut meliputi SMPN 2 Ngawi, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Jogorogo dan kebun teh Jamus.

Untuk agenda di SMAN 1 Jogorogo, seminar mengusung tema dan nara sumber sama seperti di SMPN 2 Ngawi. ” Di SMPN 2 Ngawi dan SMAN 1 Jogorogo tema dan nara sumbernya sama.” Terang Rhody Agiel Saputro ketua Ngawi Astronomy Club.

Untuk kegiatan di kebun teh Jamus, agendanya adalah pengamatan malam hari dan mengukur kecerahan langit menggunakan alat SKY Quality Meter (SQM).

“Untuk di kebun teh Jamus, akan dilakukan pengukuran kecerahan malam dengan SQM.” Lanjut Rhody.

Secara umum, kegiatan Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lapan Pasuruan di Kabupaten Ngawi dimaksudkan untuk memperkenalkan dunia Astronomi kepada masyarakat.


Share and Enjoy !

0Shares
0 0